Kami mohon Presiden SBY dan PU untuk mempercepat pembangunan kedua waduk itu"
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah DKI Jakarta akan menyiapkan Rp650 miliar untuk pembebasan tanah dalam rangka normalisasi Kali Ciliwung dan Angke, demikian Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam laporannya kepada Ketua DPR RI Marzuki Alie di ruang pimpinan DPR RI, Jakarta, Senin.

Pemda DKI Jakarta juga tengah membangun 20 ribu sumur resapan berdiameter 1 meter dengan kedalaman 4 meter.

"Dalam 5 tahun sudah dibangun 100 ribu sumur resapan di Jakarta," kata Jokowi yang mengenakan batik warna coklat.

Jokowi juga menyampaikan alasan terendamnya Bundaran HI di mana di dalamnya termasuk Plaza OUB adalah jebolnya tanggul Latuharhari.

"Tanggul yang berada di Latuharhary sudah selesai 100 persen diperbaikii dan sudah bisa dilalui kereta api. Air yang masuk bundaran HI dan Plaza OUB berasak dari tanggul Latuharhari yang jebol ini," kata Jokowi.

Dia juga mengungkapkan bahwa kawasan Pluit dan sekitarnya masih banjir karena pompa-pompa yang digunakan untuk menyedot air tidak berfungsi.

"Pompa yang akan digunakan terendam dan siang ini dikerahkan semua bantuan, baik dari Kodam, Marinir, Paskhas. Kami akan mohon bantuan," kata Jokowi.

Dia juga berharap agar waduk Ciawi dan Cimanggis segera dibangun dalam waktu dekat. "Kami mohon Presiden SBY dan PU untuk mempercepat pembangunan kedua waduk itu," harapnya.

 Jokowi juga melaporkan masalah banjir dan apa saja yang telah dilakukan pihak berwenang kepada pimpinan MPR RI, DPR RI dan DPD RI. (Zul)

Pewarta: Zul Sikumbang
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2013