"Godmother" Jepang meninggal dunia

Tokyo (ANTARA News) - Yasuko Hatoyama, ibu dari mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama, yang sangat berpengaruh di Negeri Sakura meninggal pada usia 90 tahun, kata anak termudanya, Selasa.

Ibu berjuluk "Godmother" itu memiliki pengaruh politik dan bisnis bagi klan keluarganya, demikian laporan AFP.

Yasuko merupakan putri pendiri perusahaan ban Bridgestone. Dia menikah dengan Ichiro dari klan Hatoyama yang memiliki pengaruh politik dengan sebutan "Kennedy dari Jepang".

Ichiro Hatoyama merupakan mantan menteri luar negeri Jepang. Ayah Ichiro merupakan perdana menteri Negeri Matahari Terbit beberapa waktu setelah Perang Dunia II berakhir.

Kedua anaknya masuk ke parlemen seperti Yukio yang menjadi perdana menteri pada 2009 sekaligus pimpinan partai beraliran tengah kiri Partai Demokratik Jepang.

Yukio mundur sebagai PM Jepang kurang dari sembilan bulan karena gaya kepemimpinannya dianggap lemah oleh banyak pihak.

Ibu dari Yukio disebut sebagai seorang yang memiliki pengaruh yang sangat kuat di keluarganya.

Dengan julukan "Godmother" dia disamakan dengan seorang mafia berpengaruh seperti judul film tahun 1972 "The Godfather" buatan Amerika Serikat.

Yasuko terus menjadi seorang figur kontroversial di dunia politik Jepang. Dia diduga melakukan praktek ilegal dengan mengalirkan uang tunai ke perusahaan ban Bridgestone milik putranya.

Aliran dana tersebut dianggap sebagai mahar politik meski belum ada yang mengusut dugaan itu.
(A061)

Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar