"Awal saya masuk (sebagai Menteri, red) waktu itu jumlah bank sampah sekitar 3.500 unit dan sekarang sudah mencapai 25.540 unit," kata Menteri LHK Siti Nurbaya di Jakarta, Selasa.
Siti mengucapkan apresiasi kepada pemerintah daerah, para pelaku dan aktivis bank sampah, serta dunia usaha yang juga selalu mendukung pengembangan bank sampah di Indonesia.
Baca juga: KLHK nobatkan Bank Sampah Gunung Emas jadi bank sampah terbaik 2023
Baca juga: Menteri LHK ungkap peran strategi bank sampah
Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah pada sumbernya menjadi kunci keberhasilan manajemen bank sampah.
"Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada pengelola bank sampah atas ketulusannya dalam kerja-kerja edukasi untuk pemahaman bagi masyarakat mengurangi sampah di sumbernya dan memilah sampah di rumah," kata Siti.
"Bank sampah memiliki peran strategis sebagai sarana edukasi, instrumen perubahan perilaku masyarakat dan modal penerapan ekonomi sirkular di Indonesia dalam rantai nilai pengelola sampah," imbuhnya.
Keberadaan bank sampah dapat menjadi salah salah pintu masuk terpilihnya sampah di sumbernya, menentukan ketersediaan dan kualitas sampah sebagai materi daur ulang sebagai upaya pemenuhan bahan baku industri daur ulang dalam negeri.
Selain itu, bank sampah juga sebagai mitra strategis dalam penerapan kewajiban produsen dalam pengurangan sampah.
Pada Festival Peduli Sampah Nasional 2023, KLHK memberikan penghargaan kepada 10 bank sampah yang memiliki kinerja terbaik.
KLHK mencatat ada 108 bank sampah unit dan 60 bank sampah induk dari 26 provinsi dan 86 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang diusulkan oleh pemerintah daerah dan asosial dalam bidang persampahan.
Baca juga: Banda Aceh jadikan retail modern percontohan pembatasan sampah plastik
Baca juga: Pemkot Palu apresiasi warga bangun bank sampah plastik
Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2023
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.