Gas pasti ada. Jangan ragu untuk membangun"
Seoul, Korsel (ANTARA News) - Pemerintah menjamin ketersediaan pasokan gas untuk terminal penyimpanan dan regasifikasi terapung ("floating storage and regasification unit"/FSRU) Lampung.

Jaminan tersebut disampaikan Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo dan Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) J Widjanarko di Seoul, Korsel, Kamis.

Keduanya ditemui usai menghadiri peresmian dimulainya pembangunan ("keel laying") FSRU Lampung di Galangan Kapal No 9, Kompleks Hyundai Heavy Industries Co Ltd, Ulsan, Korsel.

Susilo mengatakan, pemerintah tentunya akan memprioritaskan pasokan FSRU Lampung yang sudah terlihat progres pembangunannya dan ditargetkan selesai pada Juni-Juli 2014.

"Pasokan bisa berasal dari Tangguh (Papua, red) atau Bontang (Kaltim, red)," katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, meski belum tercantum dalam surat alokasi Menteri ESDM, PGN tidak perlu khawatir.

"Gas pasti ada. Jangan ragu untuk membangun" ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, PGN juga mesti mempertimbangkan opsi impor LNG kalau memang harganya murah.

Widjonarko menambahkan, PGN akan memperoleh gas dari Kilang Tangguh, Papua yang sebelumnya diekspor ke Sempra, AS.

"Sepertinya dapat 16-20 kargo per tahun mulai 2014," katanya.

(K007)

Editor: Unggul Tri Ratomo
Copyright © ANTARA 2013