Seluruh insan sepak bola negeri ini diimbau menghormati keputusan KLB sebagai wujud kecintaan terhadap sepak bola. Mari bergandengan tangan membangun sepak bola,"
Kendari (ANTARA News) - Pengurus Provinsi Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Tenggara optimistis pembinaan sepak bola pasca-Kongres Luar Biasa (KLB) semakin bergairah.

"Dengan selesainya KLB yang menghasilkan keputusan-keputusan strategis membuka peluang pembinaan sepak bola di Tanah Air," kata Ketua Pengprov PSSI Sultra Sabaruddin Labamba di Kendari, Senin.

KLB PSSI sebagaimana dalam nota kesepahaman (MoU) Kuala Lumpur 7 Juni 2012 melahirkan keputusan urgen yakni penggabungan kompetisi dan revisi status PSSI sejalan dengan perintah FIFA.

Khusus untuk revisi statuta ada beberapa hal yang cukup krusial, yaitu penambahan jumlah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dari 11 orang menjadi 15 orang.

Selain mengangkat empat anggota Exco baru juga mengangkat Pak La Nyalla Mattalitti sebagai Wakil Ketua Umum PSSI sehingga posisi wakil ketua menjadi dua orang.

"Seluruh insan sepak bola negeri ini diimbau menghormati keputusan KLB sebagai wujud kecintaan terhadap sepak bola. Mari bergandengan tangan membangun sepak bola," kata Sabaruddin yang juga Wakil Ketua DPRD Sultra.

Ia mengakui dualisme kompetisi dan dualisme federasi sepak bola mengganggu agenda organisasi mulai pada tingkat pusat hingga di daerah.

Namun, semua telah berakhir seiring terselenggaranya KLB yang menyelamatkan PSSI dari saksi organisasi sepak bola dunia atau FIFA.

(S032/Y008)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2013