3.969 peserta UN Kubu Raya zikir bersama

3.969 peserta UN Kubu Raya zikir bersama

Ilustrasi. Doa bersama. Seorang siswa tertidur saat mengikuti istighosah dan doa bersama menjelang unas di Masjid Baitul Mukminin Jombang, Jawa Timur, Selasa (9/4). Istighosah dan doa bersama siswa SMA/SMK/MA se Kabupaten Jombang tersebut, untuk kelancaran serta keberhasilan pelajar dan santri dalam menghadapi Ujian Nasional (Unas) 2013. (ANTARA/Syaiful Arif)

Siswa Kubu Raya yang akan mengikuti UN pada tahun ini sebanyak 3.969 orang. Untuk menghadapi UN tersebut, hari ini kita sengaja menggelar dzikir bersama, guna mempersiapkan siswa,"
Sungai Raya, Kalbar (ANTARA News) - Sebanyak 3.969 pelajar SMA sederajat di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menggelar zikir bersama menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN) yang akan dilaksanakan pada 15 April.

"Siswa Kubu Raya yang akan mengikuti UN pada tahun ini sebanyak 3.969 orang. Untuk menghadapi UN tersebut, hari ini kita sengaja menggelar zikir bersama, guna mempersiapkan siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, Frans Randus di Sungai Raya, Kamis.

Frans menyatakan, untuk menghadapi UN tersebut, pihaknya sudah menggelar beberapa kali pelaksanaan uji coba ujian yang juga diperkuat dengan uji coba dari sekolah. Dengan adanya berbagai persiapan tersebut, dia optimistis siswa Kubu Raya bisa menghadapi UN dengan baik dan hasil UN tahun ini dipastikan lebih baik dibanding tahun kemarin.

"Target kita tahun ini Kubu Raya juara nasional untuk pelaksanaan UN. Yang namanya target tentu boleh saja tinggi, karena itu juga akan memacu siswa untuk bisa lebih baik mengerjakan soal ujian," tuturnya.

Dia menjelaskan, sampai saat ini pihaknya sudah mendistribusikan soal UN pada setiap kecamatan. Ditargetkan pada pagi hari menjelang pelaksanaan UN, soal-soal tersebut sudah sampai di sekolah.

"Untuk menjaga keamanan soal UN, kita bekerja sama dengan pihak kepolisian. Jadi, ketika soal-soal tersebut sampai di setiap kecamatan, langsung kita titipkan di kantor Polsek, demikian dengan pendistribusian di setiap sekolah, kita juga melibatkan rekan-rekan dari kepolisian," kata Frans.

Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Muda Mahendarwan menyatakan, dalam menghadapi UN dia mengharapkan agar siswa tidak menganggap UN tersebut adalah suatu beban. Karena, menurutnya itu hanya akan menjadi beban bagi siswa dan dapat mempengaruhi emosional dan psikologi siswa.

"Jika siswa bisa menjaga ketenangan sebelum dan saat menghadapi UN, maka dipastikan siswa akan bisa mengerjakan berbagai soal dengan mudah. Karena saya yakin, semua siswa sudah mempersiapkan dirinya dengan baik, tinggal bagaimana orang tua dan guru memberikan penguatan motivasi kepada mereka," kata Muda.

Pewarta: Nurul Hayat
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Ujian Nasional dihapus, Mendikbud berlakukan Asesmen Nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar