Surabaya (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur menyalurkan beras bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) 2023 Tahap II sebagai bentuk penugasan Presiden Joko Widodo dalam menstabilkan harga beras di masyarakat.
Baca juga: BULOG punya 750 ribu ton stok beras hadapi dampak El Nino
Ia mengatakan mulai hari ini dilakukan penyaluran perdana bantuan pangan tahap II secara serentak di Provinsi Jawa Timur. "Pendistribusian bantuan beras ini kami lakukan segera mengingat saat ini harga beras mengalami kenaikan," ujarnya.
Dengan adanya bantuan pangan ini, kata dia, pihaknya berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya dan harga beras menjadi stabil.
Ia mengatakan peluncuran yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini diawali dengan pemeriksaan kualitas beras bantuan pangan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemeriksaan kualitas beras oleh pemimpin Perum Bulog kantor cabang setempat dan kepala dinas setempat.
Baca juga: Bulog pastikan cadangan beras nasional cukup hadapi El Nino
Baca juga: Gubernur Jatim salurkan cadangan pangan 102.753 ton beras
Lebih lanjut, Ermin Tora menjelaskan bahwa bantuan pangan yang akan disalurkan untuk 3.425.142 PBP di wilayah kerja Kanwil Jawa Timur adalah sebanyak 34.251.420 kilogram dengan masing-masing penerima bantuan menerima 10 kilogram per alokasi.
Ermin Tora mengatakan saat ini Perum Bulog Jawa Timur mengoptimalkan dua instrumen untuk menstabilkan harga beras di tingkat konsumen, yaitu penyaluran bantuan pangan dan operasi pasar atau stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dengan rutin mendistribusikan beras ke pasar tradisional dan ritel modern.
Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2023
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.