Wakapolda Jabar: dua terduga teroris ditangkap

Wakapolda Jabar: dua terduga teroris ditangkap

Ilustrasi. Simulasi Penanggulanga Teroris (FOTO ANTARA/ASEP URBAN)

Tim sudah berusaha menahan agar tidak terjadi kontak tembak
Bandung (ANTARA News) - Wakapolda Jabar Brigjen Polisi Rycko Amelza Daniel menyatakan hingga pukul 17.20 WIB operasi Tim Densus 88 Antiteror di wilayah Sumedang Bandung telah menangkap dua orang terduga teroris.

"Dari penangkapan di Cipacing, tim menangkap seorang pelaku, sedangkan dari lokasi penggerebekan di Cigondewah sudah berhasil ditangkap seorang pelaku berinsial HR, kondisinya selamat," kata Wakapolda Rycko Amelza Daniel kepada wartawan di lokasi penggerebegan di Cigondewah, Kabupaten Bandung, Rabu.

Sementara itu tiga orang terduga teroris lainnya masih dalam upaya penangkapan yang dilakukan dengan diwarnai kontak senjata antara Tim Densus 88 Antiteror dengan terduga teroris.

Tiga terduga teroris yang masih terkepung di rumah kontrakan di Cigondewah tersebut berinisial AG, BD, dan TD yang berusia 20 tahun-an.

"Ketiganya masih dalam upaya penangkapan, selain bersenjata, mereka juga menyimpan bahan peledak aktif di dalam rumah itu," katanya.

Hingga saat ini, penangkapan yang ditandai baku tembak itu sudah berlangsung lebih dari lima jam. Puluhan tim Densus 88 Antiteror dibantu Brimobda Polda Jabar masih melakukan pengepungan untuk menangkap ketiga terduga teroris itu.

Wakapolda mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah pencegahan kontak senjata selama satu jam pertama dalam penangkapan itu. Namun, tidak dihiraukan.

Kemudian, dilakukan negosiasi dan peringatan kepada terduga teroris agar menyerahkan diri yang berlangsung lebih dari dua jam.

Para terduga teroris, kata dia, melakukan perlawanan dengan tembakan, bahkan melempar bom pipa ke arah petugas.

"Tim sudah berusaha menahan agar tidak terjadi kontak tembak. Namun, untuk melindungi masyarakat, dilakukan penegakan hukum," katanya.

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar