PPI Belanda susuri jejak sejarah Indonesia

PPI Belanda susuri jejak sejarah Indonesia

Seorang penyair membacakan puisi karya penyair Chairil Anwar saat mengarak patung penyair Chairil Anwar dari Stasiun Tugu menuju Kawasan Titik Nol Yogyakarta, Senin (2/5). Di Belanda, Chairil Anwar dengan puisi-puisinya sangat dihargai dan dihormati. (FOTO ANTARA/ Wahyu Putro A)

... siapa sangka puisi Chairil Anwar dan Ranggawarsita terpampang gagah menghiasi sudut kota Leiden...?
London (ANTARA News) - Anggota Persatuan Pelajar Indonesia di Belanda dan Leiden menjelajahi lokasi-lokasi bersejarah di kota Leiden yang memiliki kedekatan historis dengan Indonesia, untuk mencari jejak dan kepingan puzzle sejarah Indonesia di sana.

Kepala Komunikasi dan Informasi PPI Belanda, Ryvo Octaviano, di Leiden, kemasan acara penelusuran jejak sejarah bangsa itu dibuat sedemikian rupa, di antaranya melalui penelusuran ke Volkenkunde Museum, rumah Snouck Hurgronje, kediaman Achmad Soebardjo (menteri luar negeri pertama Indonesia).

Selain itu ke Koninklijk Instituut voor Taal, Land en Volkenkunde (KITLV), rumah di mana Indische Vereeniging pertama kali dicetuskan dan nukilan puisi Ranggawarsita di salah satu dinding di sudut jalan Leiden.

Beberapa nama seperti Parlindoengan Loebis, RM Sosrokartono, R Soemitro dan Soetan Casejangan Soripada cukup asing karena tidak terlalu mendapat banyak porsi di dalam historiografi Indonesia.

"Namun siapa sangka ternyata mereka pernah berjuang demi terbentuknya konsep Indonesia ketika mereka berstatus sebagai mahasiswa Leiden," kata Octaviano. dan siapa sangka puisi Chairil Anwar dan Ranggawarsita terpampang gagah menghiasi sudut kota Leiden?

Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar