Dahlan: yang dihapus kereta khusus wanita, bukan gerbong

Dahlan: yang dihapus kereta khusus wanita, bukan gerbong

Seorang perempuan yang bertugas sebagai satpam berjaga di pintu gerbong KRL khusus wanita di Stasiun Bogor, Jabar beberapa waktu lalu. (FOTO ANTARA/Jafkhairi)

Semarang (ANTARA News) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menegaskan kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak menghapus gerbong KA khusus wanita, tetapi rangkaian khusus wanita.

"Ga ada itu, ga ada penghapusan gerbong wanita. Gerbong wanita tidak dihapus," katanya di Semarang, Rabu.

Menurut dia, kebijakan yang ditempuh PT KAI itu sebenarnya adalah penghapusan rangkaian KA wanita, bukan penghapusan gerbong khusus wanita sebagaimana yang mungkin dipahami banyak orang.

"Jadi, yang dihapus itu rangkaian KA wanita, bukan gerbong wanita. Jadi, supaya dibedakan antara rangkaian dengan gerbong. Gerbong wanita tetap ada, tidak dihapus," kata mantan Direktur Utama PT PLN itu.

Gerbong khusus wanita yang selama ini ada pada bagian depan dan belakang KRL reguler, kata Dahlan, sudah cukup untuk memenuhi standar aman dan nyaman bagi para wanita yang menggunakan moda transportasi KA.

Sebelumnya, PT KAI menerapkan kebijakan menghapus rangkaian kereta rel listrik (KRL) khusus wanita yang memulai perjalanan dari Stasiun Besar Bogor Jawa Barat yang diberlakukan mulai 13 Mei 2013.

Rangkaian KRL khusus wanita itu sebelumnya memiliki jadwal perjalanan dari Stasiun Besar Bogor menuju ke Jakarta. Selanjutnya rangkaian kereta khsus wanita akan diganti menjadi rangkaian KRL reguler dengan jurusan sama.

Pewarta:
Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar