Laporan dari Kuala Lumpur

Udara di 12 wilayah di Semenanjung Malaysia berstatus tidak sehat 

Udara di 12 wilayah di Semenanjung Malaysia berstatus tidak sehat 

Asap tipis terlihat menyelimuti pusat kota Kuala Lumpur, Jumat (29/9/2023). (ANTARA/Virna P Setyorini)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kualitas udara di 12 wilayah di Semenanjung Malaysia pada Jumat malam, mengalami penurunan di mana level partikel atmosfer berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron (PM2.5) berada pada kategori tidak sehat.

Berdasarkan data dari Sistem Manajemen Indeks Polusi Udara yang dikeluarkan Departemen Lingkungan Hidup Malaysia hingga pukul 21.00 waktu setempat (20.00 WIB), Indeks Polusi Udara (IPU) di Cheras, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, pada level paling tidak sehat mencapai 154.

Selanjutnya, wilayah dengan IPU pada level tidak sehat adalah Kuala Selangor, Selangor, mencapai 153. Lalu Petaling Jaya, Selangor, yang mencapai 152, lalu Shah Alam, Selangor, yang mencapai 142.

Wilayah selanjutnya yakni Batu Muda di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur yang mencapai IPU 140, diikuti Johan Setia di Selangor yang mencapai 131, selanjutnya Nilai di Negeri Sembilan yang mencapai 122, lalu Putrajaya yang mencapai 114.

Selanjutnya Seberang Jaya di Pulau Pinang dengan IPU mencapai 107, diikuti Taiping di Perak yang mencapai 106, lalu Tasek Ipoh di Perak dan Tanjung Malim, Perak, yang sama-sama mencapai IPU 101.

Kondisi IPU moderat tercatat ada di 53 wilayah lainnya di Semenanjung dan Sabah serta Sarawak, di mana kondisi udaranya ada di kisaran 51-100.

Hanya ada tiga wilayah yang kondisi udaranya dalam keadaan baik, di mana angka IPU ada di kisaran 0 hingga 50. Wilayah yang ada dalam kondisi bagus ada di Sandakan dan Kimanis di Sabah, serta Sibu di Sarawak.

Baca juga: Kiat tingkatkan kualitas udara di dalam ruangan
Baca juga: BRIN sebut hujan hasil modifikasi cuaca efektif turunkan polutan

Pewarta: Virna P Setyorini
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar