14 RS batal mundur dari program KJS

14 RS batal mundur dari program KJS

Dien Emmawati (FOTO ANTARA/Fajar Ambya)

Saat ini, kita sudah mulai menerapkan pelayanan kesehatan dengan pola medical pathway, yaitu rumah sakit melakukan tindakan medis sesuai dengan kewajaran dan kepatutan. Ini yang juga akan kita sosialisasikan,"
Jakarta (ANTARA News) - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyatakan, sebanyak 14 rumah sakit yang sempat menyatakan pengunduran diri secara lisan dari program Kartu Jakarta Sehat (KJS) kini kembali bergabung dalam program kesehatan tersebut. 

"Ke-14 rumah sakit itu akhirnya menyatakan batal mengundurkan diri dari program KJS dan kembali bersedia melayani para pasien KJS," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emawati di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu.

Menurut Dien, batalnya ke-14 rumah sakit (RS) tersebut mengundurkan diri dengan alasan kurang diketahuinya informasi terkait sistem dalam program KJS, yakni Indonesia Case Base Groups (INA CBG`s).

"Oleh karena itu, kami akan melakukan sosialisasi, memberikan informasi dan berbagai penjelasan mengenai INA CBG`s, sehingga mereka mengerti sepenuhnya tentang sistem tersebut," ujar Dien.

Ia mengungkapkan masalah pengunduran diri tersebut juga tidak berkaitan dengan besaran premi KJS sebesar Rp23.000 per pasien yang diterapkan dalam sistem INA CBG`s.

"Alasan mereka (14 rumah sakit) juga tidak ada hubungannya dengan besaran premi KJS, karena jumlah tersebut sebenarnya sudah lebih besar daripada besaran premi dalam program kesehatan yang dijalankan oleh pemerintah pusat sebesar Rp15.700," ungkapnya.

Selain melakukan sosialisasi INA CBG`s, Dien menambahkan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi pelayanan kesehatan yang disebut dengan medical pathway.

"Saat ini, kita sudah mulai menerapkan pelayanan kesehatan dengan pola medical pathway, yaitu rumah sakit melakukan tindakan medis sesuai dengan kewajaran dan kepatutan. Ini yang juga akan kita sosialisasikan," tambahnya.

Seperti diketahui, sebanyak 16 rumah sakit menyatakan mundur diri dari program KJS. Dari jumlah tersebut, dua rumah sakit telah mengundurkan diri secara resmi, sedangkan 14 lainnya baru menyatakan pengunduran diri secara lisan.

Sebanyak 14 rumah sakit tersebut, antara lain Rumah Sakit (RS) Bunda Suci, RS Mulya Sari, RS Satya Negara, RS Firdaus, RS Islam Suka Pura, RS Husada, RS Sumber Waras, RS Suka Mulia, RS Port Medical, RS Puri Mandiri Kedoya, RS Tria Dipa, RS JMC, RS Mediros dan RS Restu Mulya.

Sementara itu, dua rumah sakit yang telah resmi mengundurkan diri dari program KJS, yaitu RS Thamrin dan RS Admira. (R027/Z002)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar