Kompetisi selancar internasional populerkan Pulau Merah

Kompetisi selancar internasional populerkan Pulau Merah

Ilustrasi. (FOTO ANTARA/Iggoy el Fitra)

Saya juga sudah berkeliling dunia dan melihat pantai di banyak negara, tetapi belum pernah melihat pantai yang seindah Pulau Merah. Pertama kali berkunjung ke sini, saya langsung takjub,"
Surabaya (ANTARA News) - Indonesian Surfing Association (INSA) menilai kompetisi selancar internasional yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, di Pantai Pulau Merah pada 24-26 Mei 2013, akan semakin memopulerkan objek wisata tersebut ke masyarakat dunia.

President INSA atau Asosiasi Selancar Indonesia, Jro Made Supatra Karang, dalam acara "welcome dinner" dengan peserta kompetisi selancar di Pulau Merah, Banyuwangi, Kamis (23/5) malam, mengatakan pemandangan dan ombak di kawasan wisata Pulau Merah merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

"Saya juga sudah berkeliling dunia dan melihat pantai di banyak negara, tetapi belum pernah melihat pantai yang seindah Pulau Merah. Pertama kali berkunjung ke sini, saya langsung takjub," katanya.

Bahkan, pria asal Bali itu, menilai keindahan Pantai Pulau Merah tidak kalah dibanding salah satu pantai yang ada di negara Brazil.

"Selain ombaknya yang bagus untuk surfing, keberadaan gugusan pulau-pulau juga menambah keindahannya. Ke depan, Pulau Merah bisa menjadi destinasi andalan Banyuwangi," tambahnya.

Kendati demikian, Jro Made Supatra mengingatkan bahwa untuk menjadikan Pulau Merah sebagai kawasan wisata andalan sekaligus penopang ekonomi daerah, diperlukan waktu yang cukup panjang dan dukungan dari masyarakat setempat.

"Pantai Kuta (Bali) perlu waktu sekitar 10 tahun untuk bisa dikenal masyarakat dunia hingga sekarang. Selain konsisten menggelar kompetisi surfing dan promosi, masyarakatnya juga harus mendukung pengembangan kawasan tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan sama, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan kompetisi selancar internasional merupakan salah satu agenda besar yang dirancang daerahnya untuk menggabungkan kegiatan olahraga dengan pariwisata.

"Tahun lalu kami sudah memulai dengan menggelar lomba balap sepeda internasional "Tour de Ijen" untuk memperkenalkan kawasan wisata Kawah Ijen. Untuk tahun ini, kami fokus mempromosikan wisata pantai dengan menggelar kompetisi surfing internasional," katanya.

Menurut bupati, pemilihan Pantai Pulau Merah sebagai destinasi baru untuk tujuan wisata di Banyuwangi, karena potensi ombak dan dukungan alamnya yang masih asli dan sangat bagus.

Selama ini, para peselancar profesional mancanegara telah mengenal Banyuwangi melalui keindahan ombak di Pantai Plengkung atau lebih dikenal dengan nama "G-Land".

Kompetisi selancar internasional di Pantai Pulau Merah yang rencananya dibuka Menpora Roy Suryo pada Jumat siang, diikuti sekitar 25 peserta dari 20 negara dan lebih kurang 100 peselancar lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

(D010/Z002)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar