Washington (ANTARA News) - Kepala staf Presiden Barack Obama dan dua senator berpengaruh Amerika Serikat akan melakukan kunjungan ke penjara di Teluk Guantanamo, Kuba, pada hari Jumat guna mempertimbangkan kondisi untuk memenuhi janji Obama dalam hal memindahkan para tahanan dan menutup fasilitas tersebut, kata juru bicara Gedung Putih.

Kepala staf Obama, Denis McDonough, akan berangkat ke pangkalan angkatan laut AS di Guantanamo bersama Dianne Feinstein -- ketua partai Demokrat di Komite Intelijen Senat, serta John McCain, -- pejabat tinggi partai Republik di Komite Angkatan Bersenjata Senat.

Ketiganya akan "meninjau kembali kondisi di sana dan membahas langkah-langkah yang bisa kita ambil bersama Kongres untuk mencapai tujuan Presiden dalam hal penutupan fasilitas tersebut," kata Caitlin Hayden, juru bicara Dewan Keamanan Nasional.

Baik McCain dari Arizona maupun Feinstein dari California telah sekian lama terlibat dalam perdebatan tentang apakah penjara itu harus ditutup.

Para anggota parlemen lainnya telah menghadang rencana penutupan, dengan mengatakan bahwa pemerintah belum menawarkan alternatif yang memuaskan tentang apa yang akan dilakukan terhadap para tahanan.

Obama bulan lalu berjanji akan menghapus larangan pemindahan para tahanan dari Yaman ke penjara Guantanamo.

Hal itu menjadi salah satu dari hambatan utama untuk mengosongkan kamp tahanan Guantanamo.

Sebaganyak 56 dari 86 tahanan yang telah diizinkan untuk dipindahkan atau dibebaskan adalah mereka yang berasal dari Yaman, tempat al Qaeda yang membahayakan berada.

Ada lebih dari 80 tahanan, juga termasuk warga-warga Yaman, di kamp tersebut yang belum ditentukan nasibnya.

Lebih dari 100 tahanan di kamp berunjuk rasa dengan melakukan mogok makan untuk memprotes kegagalan penentuan nasib mereka setelah lebih dari 10 tahun ditahan.

Sebanyak 41 tahanan dilaporkan dipaksa makan dengan menggunakan pipa yang dimasukkan ke hidung mereka ke arah perut karena mereka telah kehilangan berat badan secara parah, demikian Reuters.

(T008)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013