Bogor (ANTARA News) - Rektor IPB Profesor Herry Suhardiyanto mengemukakan bahwa kerja sama pihaknya dengan Universitas Putera Malaysia (UPM) ditujukan untuk komitmen yang sama, yakni sama-sama memperjuangkan pentingnya ketahanan pangan (food security).

"Dan akan sama-sama melakukan advokasi agar bidang pertanian dapat dikembangkan, khususnya di negara-negara Asia Tenggara," katanya di Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Terkait dengan kerja sama, nota kesepahaman dwipihak telah dilakukan di Kampus IPB Darmaga, Jumat (14/6), Rektor IPB mengatakan bahwa kerja sama tersebut akan diperkuat dalam menyongsong "ASEAN Economic Community".

Menurut dia, di bidang pertanian, IPB dan UPM sama-sama bertanggung jawab pada regional Asia Tenggara untuk memajukan negara-negara di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dari kerja sama terdahulu sudah banyak yang dimulai dengan pertukaran mahasiswa, yaitu di Fakultas Ekologi Manusia, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, dan Fakultas Kedokteran Hewan.

"Namun, kerja sama ini akan lebih ditingkatkan lagi," katanya menegaskan.

Sementara itu, terkait dengan advokasi ketahanan pangan Rektor UPM Prof. Datuk Mohd Fauzi Hj. Ramlan menjanjikan pada bulan September 2013 akan hadir dan berkunjung ke IPB.

Ia juga akan membawa sekitar 100--120 profesor terkait dengan ketahanan pangan selama lima hari untuk mengadakan diskusi dan hasil pertemuan tersebut akan dibawa langsung ke tingkat ASEAN.

Selain itu, disampaikannya bahwa kerja sama di bidang penelitian, UPM mengharapkan IPB membuka keran untuk bersama-sama mengakses beasiswa Erasmus Mundus.

Dalam hal pertukaran mahasiswa, diharapkan IPB dan UPM terbangun kerja sama "Dual Degree". Melalui kerja sama ini mahasiswa UPM bisa mengambil master (S-2) di IPB dan di UPM.

Pewarta: Andi Jauhari
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2013