Jakarta (ANTARA News) - Band Slank menyumbangkan seluruh royalti yang diperoleh dari penjualan lagu religi mereka yang berjudul "Sedekah" untuk membangun rumah tahfidz dan pesantren mini bagi para Slankers.

Lagu "Sedekah" ini terdapat dalam kompilasi album religi "Sinar Kebersamaan Vol. 2", yang terdapat dalam aplikasi yang dikeluarkan oleh Media Hati.

"Slank confirmed akan menyumbangkan semua royalti yang diperoleh dari penjualan album digital, ring back tone," kata Abdee, gitaris Slank, saat menggelar jumpa media sore ini di Potlot, Jakarta Selatan.

Bimbim sang penabuh drum bercerita keterlibatan Slank dalam album kompilasi ini berawal dari rekan mereka yang juga CEO Media Hati, Reynold, yang juga pernah menjadi gitaris Slank saat mereka mengeluarkan album keenam. Slank akhirnya memutuskan menyumbangkan salah satu lagu lama mereka.

"Kita kasih lagu 'Sedekah' dan kita sedekahin semuanya," kata Bimbim.

Ivanka (bass) menambahkan dirinya pun tidak menyangka akhirnya mereka akan menyumbangkan semua pendapatan itu untuk membangun rumah tahfidz, pesantren mini, bagi para Slankers di semua basecamp Slank Fans Club (SFC) di Indonesia.

"Apa salahnya punya rumah tahfidz, supaya Slankers yang datang jauh-jauh bisa sekalian belajar tentang agama Islam," kata Bimbim tentang rumah tahfidz yang terletak di basecamp Slank yang terletak di Jalan Potlot, Jakarta Selatan.

Album kompilasi "Sinar Kebersamaan Vol.2" merupakan satu dari enam aplikasi yang dirilis oleh Media Hati dan PPPA Daarul Quran. Marshanda, Rieka Roslan, Baron Soulmates, dan Ten 2 Five juga turut menyumbang lagu dalam album berisi sembilan lagu tersebut.

Selain album religi, Media Hati juga menyediakan aplikasi ODOA (One Day One Ayat), metode menghapal Al-Quran sehari satu ayat.

Selain ODOA dan album religi, terdapat juga aplikasi Riyadhoh (penyucian diri), Kuliah Online, dan Daqu Radio. Aplikasi ini dapat diunduh di mediahati.com mulai 25 Juli.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013