Hari ini sepertinya masih cenderung terkoreksi, melihat faktor global yang akan lebih mendominasi, .....
Jakarta (ANTARA) - Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto memperkirakan rupiah pada perdagangan Rabu cenderung terkoreksi seiring dolar AS mengalami rebound.
"Hari ini sepertinya masih cenderung terkoreksi, melihat faktor global yang akan lebih mendominasi, di mana terjadi rebound indeks dolar AS," kata Rully kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Selain itu, pasar akan menunggu rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS), yaitu Nonfarm Payroll Desember 2023, yang diperkirakan menurun menjadi 170 ribu dari 199 ribu.
Baca juga: Rupiah merosot didorong ekspektasi penurunan suku bunga acuan AS
Pasar saat ini cukup optimistis bahwa Bank Sentral AS atau The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada Maret 2024.
Baca juga: Rupiah di awal tahun 2024 melemah jadi Rp15.430 per dolar AS
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi tergelincir 43 poin atau 0,27 persen menjadi Rp15.513 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.470 per dolar AS.
Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.