Masker dan air jadi persiapan penting haji

Masker dan air jadi persiapan penting haji

Ilustrasi-Masker (FOTO ANTARA/Gatot Arifianto)

Masker diberikan kepada seluruh jamaah haji, setiap jamaah dapat tiga lembar. Jika dibutuhkan tambahan akan diberikan sesuai kebutuhan,"
Jakarta (ANTARA News) - Dari berbagai persiapan calon jamaah haji 2013, masker dan persediaan air minum yang mencukupi jadi beberapa barang yang penting dari sisi kesehatan.

"Masker diberikan kepada seluruh jamaah haji, setiap jamaah dapat tiga lembar. Jika dibutuhkan tambahan akan diberikan sesuai kebutuhan," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Fidiansjah di Jakarta, Jumat.

Masker dibutuhkan karena saat ini Arab Saudi sedang menghadapi kasus penularan virus Corona yang belum ada obat maupun vaksinnya.

"Jamaah haji harus membiasakan diri pakai masker meskipun sehat untuk menghindari penularan virus Corona yang melalui percikan virus," kata Fidiansjah.

Untuk menghindari penularan, Fidiansjah mengatakan langkah sederhana dapat dilakukan yaitu dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) seperti mencuci tangan menggunakan sabun.

"Virus Corona ini obat dan vaksinnya belum ditemukan. Maka kita upayakan tidak terkena dengan menerapkan PHBS. Makanya cuci tangan itu penting," papar Fidiansjah.

Sementara itu, air minum yang cukup juga menjadi salah satu upaya kesehatan yang dinilai penting selama melaksanakan ibadah haji.

"Minum cairan 1,5 sampai dua liter sehari itu penting, meskipun disana sedang musim dingin tapi tetap akan menyebabkan dehidrasi," kata Fidiansjah.

Kondisi lingkungan yang berbeda antara Indonesia dengan Arab Saudi juga diingatkan dapat menimbulkan dehidrasi secara tak terasa (insensible dehidration) yang disebabkan rendahnya kelembaban udara.

Sebagai perbandingan, jika di Indonesia kelembaban udara berkisar antara 40-70 persen, di Arab Saudi kelembaban udara hanya sebesar 5-30 persen.

Fidiansjah berharap agar calon jamaah haji juga dapat mempersiapkan cairan secukupnya maupun larutan oralit jika dibutuhkan.

"Dalam paket perbekalan sudah disediakan oralit sachet, namun jamaah dapat menyediakan jenis lain yang sesuai selera," kata Fidiansjah.

Selain itu, para jamaah haji diharapkan dapat memperhatikan kesehatannya dan bersikap proaktif untuk datang dan berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan informasi agar tetap sehat dan bugar selama melaksanakan ibadah haji. 

(A043/Z002)

Pewarta: Arie Novarina
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Ada 13 inovasi bagi jemaah haji tahun 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar