Pembangunan kilang BBM akan ditender

Pembangunan kilang BBM akan ditender

Saat ini Pertamina memiliki enam kilang minyak di Dumai (Riau), Plaju (Sumatera Selatan), Cilacap (Jawa Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Balongan (Jawa Barat), Kasim (Papua Barat) yang total mengolah 1,031 juta barel minyak mentah per hari. (FOTO ANTARA/Agus Sudarmojo)

Jakarta (ANTARA News) - Pembangunan kilang pengolahan bahan bakar minyak (BBM) akan dilakukan melalui proses tender terbuka secara internasional karena persoalan insentif fiskal proyek tersebut belum tuntas.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan di Jakarta, Rabu, mengatakan, melalui proses tender terbuka itu diharapkan didapat permintaan insentif fiskal yang paling rendah.

"Siapapun bisa ikut tender, termasuk investor Kuwait dan Arab Saudi," katanya.

Meski pembangunan kilang pengolahan BBM ditenderkan, ia menjelaskan, kerja sama pembangunan kilang dengan investor Kuwait (Kuwait Petroleum Corporation/KPC) dan Arab Saudi (Saudi Aramco Asia Company Limited) tetap berjalan.

"Tidak batal. Tapi, nanti kalau ada tender internasional silahkan ikut, tidak terbatas," ujarnya.

Karen juga mengatakan bahwa kilang terakhir yang dibangun dan dioperasikan Pertamina pada 1994 berlokasi di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Saat itu kilang-kilang yang dibangun digunakan untuk mengolah jenis minyak ringan (sweet crude) sementara kilang-kilang yang sekarang sebagian besar digunakan untuk minyak mentah berkadar sulfur tinggi (sour crude).

"Akibatnya, kita kalah bersaing dengan kilang di luar negeri," kata Karen.

Pembangunan sejumlah kilang baru diharapkan bisa meningkatkan daya saing, katanya.

Pertamina berencana membangun dua kilang baru berkapasitas masing-masing 300.000 barel per hari. BUMN itu menggandeng investor KPC dan Saudi Aramco.

KPC meminta insentif untuk membangun kilang tersebut namun Kementerian Keuangan menolak permintaan insentif KPC karena dinilai terlalu berlebihan.

KPC rencananya akan membangun kilang di Balongan, Indramayu, sementara Saudi Aramco akan membangun kilang di Tuban, Jawa Timur.

Kilang Balongan ditargetkan memproduksi BBM sebesar 9,6 juta kiloliter dan Tuban 8,29 juta kiloliter.

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar