Kenya sita lebih dari 1.600 gading

Kenya sita lebih dari 1.600 gading

Gading gajah (www.cites.org)

Mombasa, Kenya (ANTARA News) - Aparat berwenang Kenya menyita lebih dari 1.600 buah gading ilegal seberat hampir lima ton pekan lalu, yang disembunyikan dalam karung-karung berisi wijen yang akan dibawa ke Turki.

Perburuan gelap di seluruh kawasan Afrika dilaporkan semakin meningkat, di mana kelompok kriminal membantai gajah untuk memenuhi tingginya permintaan gading dan cula badak, yang akan dijadikan bubuk untuk obat, demikian laporan Reuters.

"(Gading) tersebut masuk melalui perbatasan Kenya-Uganda, dimasukkan dalam karung, dan disembunyikan ... dalam dua kontainer setinggi 40 kaki," kata Arthur Tuda, petugas Kehidupan Liar Kenya (KWS).

"Dokumen ekspor menyatakan kontainer tersebut membawa biji wijen," ujarnya sebagaimana dilaporkan Reuters.

Gading-gading tersebut ditemukan dalam dua operasi terpisah dan bernilai total 97 juta shilling (1,14 juta dolar), dan merupakan penyitaan terbesar dalam lima tahun terakhir.

Petugas pabean mengatakan penyelundup meningkatkan pengiriman barang-barang gelap itu melalui negara-negara yang tidak ada kaitannya dengan permintaan bubuk gading gajah dan cula badak, untuk menghindari kecurigaan petugas.

Pengujian DNA akan dilakukan untuk memastikan asal-usul gading-gading tersebut, kata KWS.

(S022)

Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar