counter

Ketua MK Hamdan Zoelva datangi PB HMI

Ketua MK Hamdan Zoelva datangi PB HMI

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva (ANTARA FOTO/HO/Humas MK)

Saya datang ke PB HMI untuk menghadiri undangan serta meminta dorongan (dukungan) dari adik-adik HMI,"
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mendatangi Kantor Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) untuk meminta dukungan sekaligus menjelaskan fungsi dan kedudukan MK dalam konteks ketatanegaraan.

"Saya datang ke PB HMI untuk menghadiri undangan serta meminta dorongan (dukungan) dari adik-adik HMI," kata Hamdan di Kantor PB HMI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat malam.

Hamdan yang juga merupakan mantan anggota PB HMI itu menjadi pembicara dalam dialog bertema "Rekonstruksi MK Pasca-penangkapan Akil Mochtar".

Dalam kesempatan itu Hamdan mengatakan pentingnya memahami konstitusi secara luas. Menurut dia, keberadaan MK selaku pilar konstitusi sangat penting bagi kehidupan bernegara.

Dia menyesalkan adanya tuntutan pembubaran MK pasca-tertangkapnya mantan Ketua MK Akil Mochtar oleh KPK. Sebab menurut dia, tanpa MK, negara ibarat kehilangan satu kaki.

"Keberadaan MK itu untuk menentukan mana kebijakan negara yang bertentangan dengan konstitusi dan mana yang tidak. MK juga diberikan kewenangan untuk menjamin pemilihan umum sebagai wujud demokrasi itu berjalan sesuai konstitusi dengan jujur dan adil," kata Hamdan.

Dia mencontohkan, mekanisme perumusan undang-undang atau aturan di DPR umumnya mengandalkan suara kelompok mayoritas. Sehingga bukan tidak mungkin pada suatu ketika kelompok mayoritas itu memanfaatkan suaranya untuk membuat aturan yang hanya menguntungkan kelompoknya.

Oleh karena itu kehadiran MK penting juga sebagai sarana kelompok minoritas yang merasa hak konstitusionalnya dilanggar, untuk mengajukan uji materi.

Hamdan tidak menampik bahwa keterlibatan Akil Mochtar dalam tindak pidana korupsi menjadi pukulan berat, tidak saja bagi masyarakat namun juga bagi seluruh hakim dan pegawai MK. Namun dia menekankan bahwa pihaknya bersungguh-sungguh berupaya mengembalikan citra dan kewibawaan MK.

"Oleh karena itu saya selalu memberikan akses seluas-luasnya bagi KPK untuk menelusuri siapa-siapa saja yang terlibat. Kita ingin bersihkan dulu MK ini, supaya clear semuanya," kata Hamdan.(*)

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Gerindra tak ingin intervensi presiden soal KPK

Komentar