counter

Polres Mimika siaga satu jelang 1 Desember

Polres Mimika siaga satu jelang 1 Desember

ilustrasi Keterangan Kapolri Kapolri Jenderal Pol Sutarman didampingi Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian (kedua kanan) dan Waka Polda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw (kanan), memberikan keterangan kepada wartawan dalam kunjungan kerjanya ke Mapolda Papua di Jayapura, Rabu (27/11), seusai memberikan pengarahan kepada pejabat dan perwira dilingkungan Polda Papua. (ANTARA FOTO/Eva Rukdijati) ()

Saya minta semua anggota agar bekerja profesional mengamankan semua wilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Kalau ada kejadian, tidak perlu panik, dan langsung menginformasikan kepada pimpinan. Anggota juga tidak perlu menghadapi masya
Timika (ANTARA News) - Kepolisian Resor Mimika, Papua melakukan siaga satu menjelang peringatan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Minggu, 1 Desember 2013.

Kapolres Mimika AKBP Jermias Rontini kepada wartawan di Timika, Sabtu, mengatakan untuk pengamanan menghadapi 1 Desember, maka akan dikerahkan personel gabungan sekitar 500 orang, terdiri atas 300 anggota Polres Mimika ditambah satu kompi Brimob Detasemen B Polda Papua dan unsur TNI.

Pada Sabtu petang digelar apel pasukan pengamanan 1 Desember 2013 bertempat di Lapangan Timika Indah.

Jermias Rontini mengatakan aparat akan melakukan patroli di beberapa titik yang dinilai rawan dan berpotensi untuk pengibaran bendera bintang kejora. Titik-titik rawan itu antara lain di kawasan Gorong-gorong, Jalan Sosial Kebon Sirih, dan Kwamki Baru.

Selain itu, pihak kepolisian juga memberi perhatian khusus terhadap pengamanan di gereja-gereja yang menyelenggarakan ibadah/kebakatian Minggu (1/12) serta sejumlah kantor pemerintah.

Sejak Sabtu pagi, aparat sudah mulai melakukan razia senjata tajam, senjata api, dan poster bergambar bintang kejora yang dibawa warga di beberapa tempat di Kota Timika dan sekitarnya.

Rontini mengingatkan anggotanya agar melakukan pendekatan persuasif kepada warga.

"Saya minta semua anggota agar bekerja profesional mengamankan semua wilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Kalau ada kejadian, tidak perlu panik, dan langsung menginformasikan kepada pimpinan. Anggota juga tidak perlu menghadapi masyarakat dengan kekerasan," imbau Rontini kepada jajarannya.

Pengamanan menghadapi 1 Desember 2013 di wilayah Timika dan Papua pada umumnya akan dilaksanakan hingga 3 Desember 2013.

Hingga saat ini situasi kamtibmas di wilayah Timika dan sekitarnya masih cukup kondusif.

(E015/S024)

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Ketua Paguyuban Masyarakat Pendatang di Papua temui Presiden Jokowi

Komentar