Seribu Rumah Gadang diusulkan jadi warisan dunia

Seribu Rumah Gadang diusulkan jadi warisan dunia

Rumah gadang di kawasan Seribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (9/9). Macam-macam rumah gadang termasuk rumah gadang Gajah Maharam, Bodi Chaniago, Koto Piliang, Surambi Aceh, dan perpaduan tipe-tipe rumah gadang ada di kawasan ini.(ANTARA/Iggoy el Fitra)

Padang Aro (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengusulkan kawasan Seribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menjadi warisan budaya dunia ke Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya PBB (Unesco).

"Kita berharap kawasan Seribu Rumah Gadang ini menjadi warisan dunia sehingga mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk datang berkunjung dan juga sebagai salah satu kebanggaan Sumbar," kata Kepala Bidang Budaya, Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga Solok Selatan, Desrial, di Padang Aro, Senin.

Ia menjelaskan, Solok Selatan setidaknya memiliki 600 unit rumah gadang dengan berbagai bentuk dan model yang tersebar di tujuh kecamatan.

"Di Nagari Koto Baru ada sekitar 134 unit Rumah Gadang yang masih berdiri," katanya.

Semua model rumah gadang yang ada di Sumatera Barat, lanjut dia, ada di kawasan yang disebut Seribu Rumah Gadang itu.

Beberapa rumah gadang di kawasan itu, ia menjelaskan, kini sudah dijadikan sebagai rumah penginapan untuk wisatawan.

"Wisatawan yang datang ke Solok Selatan sekarang sudah bisa langsung menikmati sensasi tidur di dalam rumah gadang," jelasnya.

Pewarta: Hamriadi
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar