Ricky rebut emas 200 meter gaya punggung SEA Games

Ricky rebut emas 200 meter gaya punggung SEA Games

Perenang Indonesia Ricky Anggawijaya (tengah) bersama perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa (kiri) dan perenang Singapura Wei Shien Zach Ong (kanan) mengikuti upacara penyerahan medali usai final renang nomor 200 Meter Gaya Punggung Putra SEA Games Ke-27 di Wunna Theikdi Aquatic Centre, Naypyitaw, Myanmar, Kamis (12/12). Ricky Anggawijaya berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 2 menit 03,44 detik disusul perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa meraih medali perak dengan waktu 2 menit 04,10 detik dan perenang Singapura Wei Shien Zach Ong meraih medali perunggu dengan waktu 2 menit 05,38 detik. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf ()

Naypyitaw (ANTARA News) - Ricky Anggawijaya mendobrak dominasi I Gede Siman Sudartawa setelah mampu menjadi yang tercepat pada nomor 200 meter gaya punggung SEA Games 2013 di Swimming Pool Wunna Theikdi, Naypyitaw, Myanmar, Kamis.

Perenang yang berada di lintasan dua ini mampu membukukan catatan waktu 00.02.03,44 dan berhak mendapatkan medali emas kejuaraan olahraga terbesar di Asia Tenggara ini.

Dengan hasil ini Ricky Anggawijaya yang juga peraih medali emas gaya punggung 100 meterpada Asia Youth Games II 2013 mampu mematahkan sang juara bertahan yaitu I Gede Siman Sudartawa yang dipertandingan tadi hanya mampu merebut medali perak.

Peraih emas nomor 200 meter SEA Games 2011 di Palembang itu harus mengakui keunggulan juniornya karena hanya membukukan waktu lebih lambat yaitu 00.02.04,10 atau lebih lambat 0,66 detik.

Jika dilihat dari catatan waktu yang ada, Ricky Anggawijaya terus unggul dari catatan waktu Siman Sudartawa. Perenang dengan kepala plontos itu terlihat dominan termasuk atas perenang yang lain.

Di posisi tiga atau peraih perunggu adalah atlet asal Singapura, Ong Wei Shien Zach dengan catatan waktu 00.02.05,38 atau terpaut 1,94 detik dari sang peraih medali emas, Ricky Anggawijaya.

"Saya tidak menyangka bisa mengalahkan senior. Ini adalah surprise buat saya karena Siman adalah perenang ternama di Indonesia saat ini," kata Ricky usai perlombaan.

Menurut dia, untuk meraih hasil terbaik bukan perkara mudah. Selain harus berhadapan dengan rekan satu tim, pihaknya juga harus berhadapan dengan perenang-perang negara lain yang sudah berpengalaman.

"Kami hanya ingin memberikan yang terbaik," kata pria kelahiran 23 Mei 1996 itu.

Pada hari pertama renang, kontingen renang Indonesia juga mampu mempersembahkan medali perak dari nomor 200 meter gaya punggung putri lewat Yessy Venesia Yosaputra setelah finis kedua dengan catatan waktu 00.02.20.35.

Untuk medali emas direbut atlet asal Vietnam, Nguyen Thi Anh Vien dengan catatan waktu 00.02.14,80. Sedangkan perunggu direbut atlet asal Singapura, Lim Shen Hui Meagan setelah membukukan catatan waktu 00.02.21,19.

Dua perunggu juga diraih oleh atlet Indonesia yaitu lewat nomor 4X200 meter gaya estafet bebas putra dan putri. Atlet putra Indonesia yaitu Triady Fauzy, Putera Muhammad Randa, Alexis Wijaya Omar dan Ricky Anggawijaya harus mengakui keunggulan lawan.

Medali emas direbut oleh Singapura dengan catatan waktu 00.07.26,67 dan medali perak diraih tim asal Malaysia dengan. catatan waktu 00.07.27.32. Sedangkan Indonesia dengan waktu 00.07.35.13.

Untuk perunggu 4X200 estafet bebas putri dipersembahkan Raina Saumi, Kathriana Mella, Patricia Yosita dan Ressa Kania dengan catatan waktu 00.08.43,80. Sedangkan emas diraih Singapura dan perak oleh tim dari Thailand.

(B016/N002)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar