Gresik (ANTARA) - Tim putri Jakarta Popsivo Polwan meraih hasil sempurna dengan menjuarai putaran pertama kompetisi bola voli profesional PLN Mobile Proliga 2024 tanpa pernah tersentuh kekalahan.

Pada pertandingan terakhir seri keempat putaran pertama di GOR Tri Dharma Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Kamis malam, Popsivo menundukkan Jakarta Elektrik PLN dengan skor 3-1 (25-23, 25-21, 19-25, 25-15).

Kemenangan atas Jakarta Elektrik melengkapi lima kemenangan yang direbut Popsivo pada tiga seri sebelumnya di Yogyakarta, Semarang dan Palembang. Popsivo pun berhak atas hadiah uang Rp30 juta sebagai juara putaran pertama.

"Alhamdulillah, hasil ini berkat kerja keras dan kerja sama semua pemain. Pemain lokal dan pemain asing bisa bermain solid dan saling melengkapi," kata Pelatih Jakarta Popsivo Polwan Lardi usai pertandingan.

Secara hasil, Lardi mengaku tidak menyangka timnya bisa meraih hasil sebagus ini pada putaran pertama, mengingat Popsivo menjadi tim yang tidak begitu diunggulkan.

"Akan tetapi, putaran kedua pasti lebih sengit karena beberapa tim melakukan pergantian pemain asing, yang mungkin kualitasnya di atas pemain asing kami," tambah Lardi seraya menyebut nama pemain asing Popsivo, yakni Irina Voronkova (Rusia) dan Madison Kingdon Rishel (Amerika Serikat).

Baca juga: Duet Kingdon-Voronkova antar JPP raih kemenangan perdana di Proliga

Sementara itu, Pelatih Jakarta Elektrik PLN Chamnan Dokmai mengatakan timnya tidak tampil dengan formasi terbaik setelah satu pemain asingnya, yakni Katerina Zhidkova tidak bisa dimainkan karena mendadak sakit.

Jakarta Elektrik praktis lebih banyak mengandalkan Marina Markova sebagai penggedor pertahanan lawan, sementara posisi Zhidkova diisi Juhaidar Yus Aini bergantian dengan Faiska.

"Formasi malam ini tidak seperti saat latihan. Katerina (Zhidkova) tiba-tiba sakit sehingga saya harus menurunkan Juhaidar bergantian dengan Faiska," kata Chamnan.

Selain tidak tampilnya Zhidkova, pelatih asal Thailand itu juga menyebut permainan anak asuhnya tidak maksimal, terutama dalam penerimaan bola pertama dan blok.

"Kami kehilangan 11 poin hanya karena kesalahan receive (penerimaan bola pertama). Mudah-mudahan kalau Zhidkova bisa main lagi, tim kami bisa lebih kuat karena Markova bisa dikembalikan ke posisi asalnya sebagai outside hitter," tambahnya.

Baca juga: Jakarta Electric PLN menang dramatis atas Bandung BJB
Baca juga: Jakarta Popsivo kokoh di puncak klasemen setelah bekuk Livin 3-0

Selanjutnya: Marina Markova

Pewarta: Didik Kusbiantoro
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2024