Jakarta (ANTARA News) - Puluhan pengemis berkumpul di sekitar Gereja St Theresia "berburu" berkah natal dari para jemaat misa malam natal.

"Sudah sejak sore di sini, tapi belum banyak dapat uangnya," kata Sulastri, salah seorang pengemis di Gereja St Theresia Jakarta Pusat, Selasa.

Sulastri mengaku sehari-hari mengamen dan menjadi joki "three in one" setiap Selasa. Pada hari Minggu, warga Muara Gembong Bekasi tersebut biasanya mengemis di Gereja Theresia.

"Tidak banyak yang bisa dibawa pulang, paling hanya lima puluh ribu. Mudah-mudahan natal ini banyak rezekinya," kata Sulastri.

Uang hasil mengemis dan ngamen dari warung ke warung itu digunakan Sulastri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama dua anak yang masih sekolah.

Hal senada dikatakan Aminah, warga Grogol Jakarta Barat, yang juga mengaku meminta-minta hanya pada hari Minggu dan natal disaat umat kristiani beribadah.

"Biasanya kadang-kadang dapat tiga puluh ribu, untuk makan dan bayar kontrakan," kata Aminah.

Jika tidak sedang meminta-minta, Aminah mencuci dan gosok pakaian warga di sekitarnya dengan upah yang didapat sebesar Rp300 ribu per bulan.

Selain Aminah dan Sulastri, masih banyak lagi peminta-minta yang sebagian besar perempuan. Bahkan ada yang membawa anak untuk mengemis.

(D016/S025)

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2013