kami masih perlu dukungan Pemerintah Korea untuk mempercepat kolaborasi pembangunan SPAM lainnya di IKN tahun ini
Badung, Bali (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong percepatan proyek Net Zero Water Supply Infrastructure Project di Ibu Kota Nusantara, ketika menghadiri pertemuan bilateral dengan Korea Selatan.

“Saat ini, Kementerian PUPR telah membangun satu proyek SPAM berkapasitas 300 liter per detik di IKN. SPAM tersebut segera beroperasi pada Juli 2024. Namun, kami masih perlu dukungan Pemerintah Korea untuk mempercepat kolaborasi pembangunan SPAM lainnya di IKN tahun ini,” ujar Basuki ketika bertemu dengan Deputi Menteri Kebijakan Manajemen Air Kementerian Lingkungan Korea Selatan Jae-Heyon Park di Badung, Bali, Minggu.

Pak Bas, sapaan akrab Basuki, berterima kasih kepada Pemerintah Korea atas dukungan dan kolaborasi antara Indonesia-Korea yang tengah berjalan saat ini.

Saat ini, kata dia, Net Zero Water Supply Infrastructure Project di IKN Nusantara tersebut sedang dalam proses penyelesaian DED.

Seperti yang tertuang dalam MOU yang akan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pemukiman Manusia dan Wakil Presiden Divisi Bisnis Global K-Water, proyek tersebut ditargetkan mulai dibangun pada 2024.

Baca juga: Menteri Basuki: World Water Forum adalah kemenangan diplomatik Indonesia

Baca juga: Bank Tanah dan Kementerian PUPR berkolaborasi atasi backlog hunian


“Pemerintah Indonesia juga mengucapkan terima kasih atas proyek kerja sama lain yang sedang berjalan, yaitu Pilot Project of Smart Water Management di Denpasar, Bali yang ditargetkan selesai tahun 2025,” kata Basuki.

Selain itu, ia juga berterima kasih terkait Feasibility Study (FS) terhadap Sistem Smart Water Management (SWM) untuk Peningkatan Efisiensi Pasokan Air di Kota Semarang.

Tak lupa, Basuki juga mengapresiasi Pemerintah Korea atas dukungannya kepada pelaksanaan World Water Forum ke-10 Tahun 2024 di Bali, Indonesia.

Sebelumnya, Basuki juga turut menghadiri pelaksanaan World Water Forum ke-7 Tahun 2015 di Daegu, Korea.

“Saat ini, World Water Forum ke-10 diikuti oleh hampir 46.000 peserta dan delegasi. Berdasarkan data sejak tadi malam, sekitar 20.121 peserta telah mendaftar,” kata Basuki.

Dalam kesempatan tersebut, Jae-Heyon Park mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas pelaksanaan World Water Forum Ke-10 Tahun 2024.

Pemerintah Korea turut mengambil peran aktif dengan mengirimkan 60 delegasinya, dan menggelar Paviliun Korea pada pameran World Water Forum Ke-10.

“Selamat kepada Pemerintah Indonesia telah menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10. Dengan banyaknya proyek kerja sama dalam bidang penyediaan air, Pemerintah Korea berharap dapat memperkuat dan memperluas area kerja sama dengan Pemerintah Indonesia,” kata Jae-Heyon.

Baca juga: Menteri PUPR: Delapan kepala negara hadiri World Water Forum di Bali 

Baca juga: Kementerian PUPR lakukan pemasangan CCTV-AI di 38 lokasi pada 2024

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2024