Ternate (ANTARA) - Komando Resor Militer (Korem) 152/Baabullah Ternate, Maluku Utara (Malut) menggelar operasi tanggap bencana dengan membentuk tim evakuasi, posko kesehatan dan dapur umum guna membantu masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Ibu.

"Tim telah bergerak sejak terjadinya peningkatan aktivitas dari siaga ke level awas Gunung Ibu dengan melaksanakan evakuasi masyarakat dengan menggunakan truk milik Kodim dan Polres ke titik pengungsian di Desa Tongute Ternate dan hingga hari ini tercatat pengungsi sebanyak 1.195 jiwa," kata Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga di Ternate, Senin.

Selain itu, pihaknya telah menyiapkan tim Kesehatan dari Denkesyah dan Tim Dapur lapangan dari Denbekang langsung menyeberang menuju Halmahera dan menuju ke Kecamatan Ibu guna mendirikan Pos Kesehatan dan Dapur Lapangan bersinergi dengan seluruh unsur yang ada.

Danrem 152/Baabullah mengatakan, telah melakukan peninjauan di lokasi beberapa hari sebelumnya, sehingga dengan adanya perencanaan yang matang maka proses penanggulangan dapat segera dilaksanakan secara efektif guna menghindari timbulnya korban jiwa dari masyarakat.

Oleh karena itu, petugas akan siaga hingga Gunung Ibu kembali dinyatakan aman dan masyarakat telah beraktivitas secara normal.

Baca juga: Korem 152: Penanganan warga terdampak erupsi Gunung Ibu berjalan baik

Sebelumnya, para pengungsi erupsi Gunung Ibu telah disiapkan tiga titik pengungsian di antaranya Desa Tongute Ternate Asal, Desa Gamici, dan Desa Tingute Sungi di Kecamatan Ibu termasuk 1 tittik cadangan di Desa Talaga.

Dalam kesempatan tersebut Danrem sempat berdialog dengan beberapa pengungsi guna menanyakan mengetahui keinginan maupun apabila adanya kesulitan masyarakat yang dihadapi, mengingat hingga hari ini tercatat 1.554 jiwa yang berasal dari 7 Desa yakni Desa Duwono, Desa Tokowoko, Desa Goin, Desa Sangadji Nyeku, Desa Tuguis, Desa Soa Sangadji dan Desa Tiga Sodara telah berada di lokasi pengungsian.

Sebelumnya, Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad mengakui, saat ini, ada warga tujuh desa dievakuasi Pemkab Halmahera Barat bersama TNI/ Polri ke Gedung Kecamatan Ibu.

Baca juga: Letusan Gunung Ibu lambungkan awan abu setinggi lima kilometer
Baca juga: Pertamina bagikan 3000 masker ke masyarakat terdampak abu vulkanik

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024