Denpasar (ANTARA) -
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi membubarkan Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi Pengamanan Tamu VVIP Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) Ke-10 setelah tugas dinyatakan usai/selesai oleh Pangkogabwilhan II Marsekal Madya Muhammad Khairil Lubis selaku Pangkogasgabpad Pam VVIP.

"World Water Forum merupakan pertaruhan dan kehormatan martabat bangsa dalam pelaksanaan pengamanannya telah berhasil dilaksanakan dengan aman dan lancar," kata Bambang Trisnohadi saat memberi apresiasi dalam amanat pada Apel Gelar Pembubaran Pasukan Satgas Pengamanan Wilayah (Pamwil) dan Evakuasi KTT World Water Forum (WWF) Ke-10, di Lapangan Kompi Senapan A (Kipan A) Yonif Raider 900/SBW, Tuban, Badung, Bali, Rabu.
 
Trisnohadi menjelaskan tugas pokok Kodam IX/Udayana yang tergabung dalam Satgas Pamwil dan Evakuasi adalah mengamankan kepala negara ataupun perwakilan dari organisasi yang diupgrade statusnya menjadi VVIP dan seluruhnya sudah kembali ke negaranya masing-masing.

Tugas tersebut pada Rabu (22/5), dinyatakan telah selesai oleh Pangkogabwilhan II selaku Pangkogasgabpad Pam VVIP, kemudian pengamanan selanjutnya beralih kepada rekan-rekan dari Kepolisian.

Kepada para prajurit, kata Trisnohadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelum kembali ke Jakarta menyampaikan kepada seluruh prajurit ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang baik dan lancar.
 
"Demikian juga Bapak Presiden RI sebelum beliau kembali ke Jakarta kemarin menyampaikan kepada saya dan Kapolda mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pengamanan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Pangdam.

Pangdam menyampaikan pelaksanaan tugas pengamanan VVIP yang telah dilaksanakan ini tentunya merupakan pengalaman berharga bagi semua prajurit.
 
Karena itu, dirinya meminta kepada prajurit untuk menjadikan pengalaman berharga yang sudah sukses dilaksanakan ini sebagai bekal untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan internasional mendatang lainnya.
 
Apalagi tahun ini, ada dua kegiatan internasional yang tentunya perlu pengamanan dari TNI .
 
Pertama, KTT Asia-Afrika yang dilaksanakan sekitar awal September, kemudian pada pertengahan Bulan September juga akan dilaksanakan Bali International Air Show.
 
"Jadi, masih ada event internasional yang akan kita hadapi ke depan, sehingga kita harus dapat mengevaluasi kegiatan pengamanan kita sebelumnya untuk menjadi lebih baik lagi," kata Pangdam Udayana.
 
Pangdam menekankan kepada para Komandan Satuan agar mengecek kembali personel dan materiil yang terlibat.
 
Kepada seluruh prajurit, Pangdam Udayana meminta agar tetap perhatikan faktor keamanan personel dan materiil selama perjalanan kembali ke markas ataupun rumah masing-masing dan hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri serta merusak nama baik satuan.
 
"Selaku Dansatgas Pamwil maupun pribadi, saya ucapkan terima kasih kepada kalian semua. Kita berharap agar forum ini tidak hanya memberikan nilai tambah perekonomian bagi wilayah Bali, tapi juga akan memberikan dampak kepada dunia untuk mengatasi tantangan permasalahan air yang ada di dunia. Pada hari ini, Rabu 22 Mei 2024, Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi saya nyatakan dengan resmi dibubarkan," kata Pangdam.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2024