Yogyakarta (ANTARA News) - Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X melepas pemberangkatan jenazah Gusti Bendoro Pangeran Haryo Joyokusumo untuk dimakamkan di Pemakaman Hastorenggo, Kotagede, Yogyakarta, Rabu, sekitar pukul 14.00 WIB.

Pemberangkatan jenazah GBPH Joyokusumo dilakukan di rumah duka Ndalem Joyokusuman, Jalan Rotowijayan, Yogyakarta, diiringi keluarga, kerabat, dan ratusan pelayat.

Sebelum dibawa ke pemakaman, jenazah adik Sri Sultan Hamengku Buwono X itu terlebih dahulu dibawa ke Masjid Rotowijayan untuk disalatkan. Salat jenazah diikuti puluhan orang.

Setelah disalatkan di Masjid Rotowijayan, jenazah GBPH Joyokusumo kemudian dibawa ke Pemakaman Hastorenggo Kotagede dengan menggunakan ambulans diikuti ratusan pelayat yang menggunakan mobil dan sepeda motor.

Pengageng Dwarapura Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat KRT Djatiningrat mengatakan GBPH Joyokusumo meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra Jakarta, Selasa (31/12) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat sakit.

"GBPH Joyokusumo meninggal dunia pada usia 58 tahun, karena sakit komplikasi diabetes, ginjal, dan jantung. Almarhum meninggalkan seorang istri BRAy Joyokusumo dan tiga anak yakni Jayaningrum, Jayaningrat, dan Jayaningtyas," kata dia..

Menurut dia, semasa hidupnya GBPH Joyokusumo menjabat Pengageng Kawedanan Hageng Panitri Putra Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang menangani urusan internal keraton.

Mendiang juga pernah menjadi anggota DPR RI, Ketua Persaudaraan Djamaah Haji Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Ketua Panitia Tetap Mujahadah dan Semaan Al Quran Purbojati DIY.

Pewarta: Bambang Sutopo Hadi
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2014