Pemerintah menghidupkan kembali Tapera, agar masyarakat memiliki rumah
Bangka (ANTARA) - Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menyatakan Kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) membantu masyarakat kurang mampu untuk memiliki rumah dengan harga terjangkau.

"Pemerintah menghidupkan kembali Tapera, agar masyarakat memiliki rumah," kata Jusuf Kalla usai menjadi pembicara pada Ijtima Ulama Komisi Fatwa Indonesia VIII di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Sungailiat Bangka, Bangka Belitung, Rabu.

Ia menyatakan Tapera itu bukan hal yang baru, karena ini sudah ada sejak lama dan kebijakan ini dihidupkan kembali pemerintah, agar pegawai-pegawai baru yang masih mengontrak untuk dapat memiliki rumah sendiri.

"Pegawai baru dan masih mengontrak rumah ini harus menabung untuk dapat memiliki rumah sendiri," ujarnya.

Baca juga: Pengamat nilai iuran Tapera memudahkan pekerja mendapatkan rumah

Baca juga: LPS: Tapera pengaruhi daya beli masyarakat


Ia mendukung kebijakan Tapera ini dihidupkan kembali pemerintah, agar setiap masyarakat mempunyai rumah.

"Selama ini dikelola secara dengan baik, bersih dan transparan tentu kami mendukung kebijakan Tapera ini," katanya.

Menurut dia, iuran Tapera ini semacam tabungan dan asuransi, sehingga bagi masyarakat yang sudah memiliki rumah bisa mengambil iuran Tapera tersebut.

"Ini kesempatan siapapun. Walaupun sudah mempunyai rumah maka bisa diambil cashnya kembali dari iuran Tapera tersebut," katanya. 

Baca juga: Menteri PUPR pastikan iuran Tapera bukan uang hilang

Baca juga: PP Tapera sebut iuran peserta disetor paling lambat tanggal 10

Pewarta: Aprionis
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2024