Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan dan kenaikan imbal hasil obligasi AS oleh menurunnya ekspektasi The Fed untuk memangkas suku bunga yang dimana kemungkinan untuk September sudah turun di bawah 50 persen
Jakarta (ANTARA) -
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis ditutup merosot di tengah menurunnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate.
 
 
Pada akhir perdagangan Kamis, kurs rupiah melemah 105 poin atau 0,65 persen menjadi Rp16.265 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.160 per dolar AS.
 
 
"Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan dan kenaikan imbal hasil obligasi AS oleh menurunnya ekspektasi The Fed untuk memangkas suku bunga yang dimana kemungkinan untuk September sudah turun di bawah 50 persen," kata analis mata uang Lukman Leong kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
 
 
Lukman menuturkan imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun mencapai 4,63 persen tertinggi dalam empat pekan.
 
 
Investor juga mengantisipasi rilis revisi data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat malam ini.
 
 
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis turun ke level Rp16.253 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.160 per dolar AS.

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2024