Jakarta (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menargetkan Liga Putri Indonesia yang direncanakan pada tahun 2026 ditargetkan akan diikuti sebanyak enam tim

Exco PSSI Vivin Cahyani ketika ditemui ANTARA setelah mengikuti drawing grup Piala AFF U-16 2024 dan Piala AFF U-19 2024di Studio Emtek, Jakarta, Kamis, mengatakan. Jumlah ini adalah jumlah minimum yang akan mengikuti Liga Putri pada dua tahun mendatang sehingga jika ada tambahan peserta ia akan senang.

"Sementara targetnya enam klub. Ini baru pembicaraan, kalo memang dalam perjalanan 2026 ini ternyata ada klub bermunculan, apalagi klub Liga 1 dengan suka rela dia bikin sendiri, kita pasti buka lebih banyak," kata Vivin.

Vivin lalu mengatakan alasan Liga Putri digelar tahun 2026 adalah agar kompetisi yang sedang direncanakan untuk menampung pesepak bola wanita di tanah air ini benar-benar matang, salah satunya adalah menunggu talent pool terkumpul.

Ia berharap kurang dari dua tahun ini, akan banyak muncul pesepak bola putri berbakat seperti halnya Claudia Scheunemann yang masih berusia 15 tahun.

"Kalo Liga Putri sekarang kan kami sudah meeting di Exco kemarin sudah sama-sama putuskan tahun 2026, mengingat talentnya juga belum banyak. Jadi, ya kami mau nunggu juga dari kompetisi-kompetisi grassroot ini sudah mulai naik kan, contohnya Claudia, dia kan baru mau 15 tahun," kata Vivin.

"Saya mau ada lahirnya Claudia-Claudia selanjutnya seperti di Piala Asia U-17 kemarin kan sudah mulai banyak bermunculan ya talent-talentnya," tambahnya.

"Liga Putri ini bergulir enggak cukup bergulir sekali, kemudian taun depannya enggak, taun depannya lagi, jadi enggak sustain," lanjutnya.

Baca juga: Erick: sepak bola putri Indonesia harus berani kerjakan mimpi

Untuk menunggu kekosongan jalannya liga, Vivin mengatakan nantinya PSSI akan kembali menyelenggarakan Piala Pertiwi, sebuah turnamen untuk sepak bola wanita nasional yang terakhir kali digelar pada 2022 silam.

"Pokoknya kita benar-benar serius. Kita datangkan pelatih dari Jepang, itu bukan pelatih kelas dunia, tapi juara dunia yang kita hire. Mulai dari itu, timnasnya mulai, kompetisi di tingkat provinsi, kota, kabupaten kita semua data dan endorse, dan mudah-mudahan pemainnya mulai bermunculan dan kelihatan potensinya," kata Vivin.

Lebih lanjut, Vivin juga merasa bangga dan terharu setelah melihat timnas putri Indonesia menang telak 5-1 atas Singapura pada laga uji coba di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (28/5) lalu.

"Saya bangga dan terharu. Nomor satu yang membuat bangga performa di lapangan itu di luar ekspektasi, kemudian banyak bibit-bibit muda yang dari U-17 kemarin dipromosikan," ucapnya.

"Kemudian yang menjadi bikin terharu sekarang dukungan masyarakat luas terhadap timnas putri sangat luar biasa, itu juga di luar ekspektasi," lanjutnya.

Baca juga: Garuda Pertiwi pesta gol ke gawang Singapura dengan skor 5-1

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024