masalah sampah penting diselesaikan karena Jakarta merupakan wajah Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI siap mendukung program prioritas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait penanganan sampah di Jakarta, terutama permasalahan anggaran.

"Semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang rapat dengan kita buat yang mana yang prioritas. Karena skala prioritas yang utama," kata Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Prasetyo mengatakan kebutuhan DLH DKI untuk menambah armada pengangkut sampah perlu didukung. Pasalnya, masalah sampah penting diselesaikan karena Jakarta merupakan wajah Indonesia.

Untuk itu, lanjutnya, DPRD siap mendukung SKPD dalam merealisasikan program prioritas dalam rangka pembangunan Kota Jakarta, termasuk program prioritas terkait penanganan sampah di Jakarta.

Dia berharap DLH mampu mengatasi permasalahan sampah, khususnya cara pengangkutan menuju tempat pengolahan sampah.

Prasetyo juga meminta DLH mempersiapkan rancangan kebutuhan untuk mengatasi permasalahan sampah dan nantinya bisa dibahas dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar).

“Saya minta ini dirapatkan di Banggar karena ini program prioritas mereka," tuturnya.

Sementara itu, Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto menjelaskan, pihaknya membutuhkan penambahan anggaran pada perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024.

Menurut dia, untuk usulan APBD-P Tahun 2024 Dinas Lingkungan Hidup yang awalnya Rp4,1 triliun menjadi Rp4,3 triliun atau bertambah Rp277 miliar.

Baca juga: DKI prioritaskan pembangunan pengolahan sampah berteknologi tinggi

Penambahan tersebut kata Asep, salah satunya untuk pengadaan kendaraan "compactor truck" dan peremajaan serta modernisasi dalam rangka mendukung optimalisasi pengangkutan sampah menuju pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara.

"Kami membutuhkan tambahan anggaran untuk pengadaan kendaraan compactor truck," kata Asep.

Ia menyebut, pengadaan truk compactor sebagai salah satu upaya Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi polusi bau sampah yang keluar saat pengangkutan menuju ke tempat pembuangan sampah di RDF Rorotan, Jakarta Utara.

"Jadi nanti semua kendaraan sampah yang masuk ke rorotan jenisnya truk compactor," ujar Asep. 

Saat ini Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah mengoperasikan sebanyak 332 truk compactor dengan kapasitas yang bervariasi mulai dari 6, 10, 12 dan 15 meter kubik.

Dari jumlah tersebut, baru ada 23 unit truk pengangkut sampah jenis compactor yang dioperasikan pada Februari 2024 dengan rincian 12 unit berkapasitas 12 meter kubik dan 11 unit lainnya berkapasitas enam meter kubik.

Baca juga: DLH sebut RDF Rorotan upaya Jakarta tangani sampah di dalam kota

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2024