Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian dan ketahanan pangan
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen mewujudkan ketahanan pangan melalui memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan terkait yang mendukung sektor pertanian setempat.

Bupati Malang M Sanusi di Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan bahwa dengan ketangguhan dalam ketahanan pangan, diharapkan wilayah Kabupaten Malang bisa menjadi salah satu percontohan di Indonesia.

"Semoga dengan ketangguhan kita bersama, Kabupaten Malang bisa menjadi contoh dalam mewujudkan ketahanan pangan untuk Indonesia," kata Sanusi.

Dalam panen raya padi yang dilakukan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan daerah dan para petani di Desa Tanggung Kecamatan Turen, Sanusi menjelaskan bahwa sektor pertanian di wilayah Kabupaten Malang masih didominasi komoditas padi.

Menurutnya, berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang mencatat, pada 2023 produksi panen gabah kering mencapai 563.375 ton dengan total kebutuhan pangan sebesar 242.880 ton dalam satu tahun.

"Artinya surplus beras kita pada tahun lalu mencapai 68.868 ton," katanya.

Baca juga: Pengelola Tahura R Soerjo benahi jalur pendakian Gunung Arjuno

Baca juga: Pengguna KA di Stasiun Malang naik 40 persen saat libur panjang Waisak


Ia menambahkan dalam panen raya yang mengusung tema "Bersama Tani Tangguh Kita Wujudkan Ketahanan Pangan Menuju Malang Makmur untuk Indonesia" tersebut, mencerminkan komitmen kita bersama dalam mendukung sektor pertanian.

"Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian dan ketahanan pangan. Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa Tanggung termasuk petani dan masyarakat setempat," katanya.

Panen padi di Desa Tanggung tersebut, lanjutnya, merupakan bukti nyata dari kerja keras, dedikasi serta kerja sama dari anggota kelompok tani dan seluruh unsur yang berperan dalam sektor pertanian di wilayah itu.

Diharapkan, dari para kelompok tani hingga pemerintah desa bisa melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian setempat. Dengan produktivitas yang meningkat, maka kesejahteraan para petani bisa terwujud.

"Diharapkan adan inovasi untuk para petani agar produktivitas pertanian kita semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terwujud," katanya

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Malang menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya satu unit combine harvester, empat unit handtractor, 250 kilogram benih padi kaya gizi biofortifikasi varietas inpari nutrizinc.

Selain itu juga 1,37 ton benih padi varietas inpari, 32, 130 kkilogram benih padi varietas inpari 48 dan 120 kilogram benih padi varietas mantap.

Baca juga: BB TNBTS catat wisatawan Bromo capai 6.242 orang saat libur Waisak

Baca juga: Volume penumpang di Stasiun Malang saat libur Waisak naik 37 persen


Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2024