Jakarta (ANTARA) -
Pertandingan Amartha Hangtuah (AH) Jakarta melawan tamunya, Satria Muda Pertamina Jakarta (SM), berlangsung sengit dalam laga lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2024 di GOR UNJ, Jakarta, Jumat.
 
Amartha yang diasuh Kepala Pelatih ad interim Raden Yohanes Kristian menurunkan Michael Ayodele Kolawole, Zoran Talley Junior, Fisyaiful Amir, Diftha Pratama, dan Tri Hartanto sebagai starter.
 
Sedangkan Satria yang dikomandoi Youbel Sondakh, diperkuat Arki Wisnu, Abraham Damar Grahita, Juan Laurent Kokodiputra, Reynaldo Garcia Zamora, dan Jarred Dwayne Shaw pada awal laga.
 
Saat peluit pertandingan dibunyikan, Kolawole membuka skor laga melalui tembakan dua angka. Zoran Talley ikut menambah skor melalui dua free throw.
 
Tidak tinggal diam, Zamora membalas melalui free throw setelah dilanggar pemain SM. Tak berselang lama, dia kembali menambah poin untuk SM melalui tembakan tiga angka.
 
Merespons tembakan itu, pelatih Amartha Raden Yohanes meminta time out (TO) ke wasit yang memimpin pertandingan
 
Usai TO pertama, pemain asing AH Thomas De Thaey masuk menggantikan Kolawole.
 
Strategi itu cukup efektif karena pemain asal Belgia itu melakukan clutch shot indah. Pemain AH lainnya yang baru masuk Rizky Agung Pranata mencoba mengejar ketertinggalan menjadi 15-20 di sisa waktu 4:28 detik melalui aksi tembakan tiga angka.
 
Amartha menerapkan pola man to man untuk mengawal pemain SM. Strategi itu cukup efektif, terbukti Chalias melakukan foul ke Thaey sehingga berbuah dua free throw.
 
Bahkan, setelahnya Thaey melakukan blok keras kepada Chalias. Pratama yang kembali masuk membuat three point indah.
 
Pemain Satria mencoba mengatur tempo untuk menandingi agresivitas Amartha melalui Widyanta yang masuk menggantikan Grahita.
 
Cara itu terbukti efektif membendung Amartha yang ingin mengejar ketertinggalan poin. SM berhasil mempertahankan keunggulan dengan skor 37-23.
 
Baca juga: IBL 2024, Prawira lawan Dewa United jadi laga panas di akhir pekan ini

Pada kuarter kedua, permainan tidak jauh berubah. SM masih mendominasi pertandingan.
 
Kali ini Widyanta kembali menggantikan peran Grahita dengan efektif. Dia mampu mengontrol tempo permainan SM dengan apik.
 
Terbukti, Ali Bagir memperparah derita Amartha melalui tembakan dua angka setelah melakukan fake kepada Zoran.
 
Di sisa waktu 7:30 detik, Grahita masuk kembali untuk mengatur tempo. Bahkan, di berduet dengan Grahita.
 
Amartha mencoba bangkit. Kolawole melakukan double-double, untuk memperkecil skor menjadi 43-53.
 
Youbel Sondakh tidak tinggal diam. Dia tampak menginstruksikan duet Grahita dan Widyanta untuk bermain pass to pass.
 
Cara itu terlihat efektif, karena Juan bisa melepas tembakan tiga angka.
 
Kuarter kedua pun ditutup dengan skor 62-47 untuk keunggulan SM.

Baca juga: IBL akan sajikan dua laga besar di pekan ke-14
Baca juga: Tyree Robinson dijatuhi sanksi karena rusak loker ruang ganti

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2024