Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi Apple dilaporkan akan meningkatkan kemampuan asisten virtual Siri menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Engadget pada Jumat (31/5) mengutip laporan Bloomberg bahwa Apple sedang menggarap versi Siri yang menggunakan Large Language Model (LLM), teknologi AI yang memungkinkan pengguna melakukan fungsi spesifik seperti membuka dokumen dan mengirim surel menggunakan perintah suara.

Versi baru Siri pada tahap awal hanya akan bisa digunakan pada aplikasi Apple. Asisten virtual tersebut akan dapat menganalisis aktivitas ponsel pengguna dan secara otomatis mengaktifkan fitur pengontrolan Siri.

Model LLM yang digunakan untuk versi baru Siri belum diketahui, tetapi Apple dilaporkan telah membuat kesepakatan dengan OpenAI untuk mengintegrasikan ChatGPT ke iOS 18.

Baca juga: Apple Music Voice Plan meluncur, maksimalkan fitur Siri

Siri versi baru dilaporkan dapat melakukan "ratusan" perintah, tetapi pada permulaan hanya dapat memroses perintah satu per satu. Selanjutnya, Siri akan bisa mendukung banyak tugas dalam sekali permintaan.

Perintah yang didukung pada permulaan antara lain mengirim atau menghapus surel, membuka situs spesifik di Apple News, mengirim tautan web, atau membuat rangkuman dari sebuah artikel.

Setelah kemampuan memroses banyak perintah dihadirkan, asisten virtual itu di antaranya dapat meringkas rekaman pertemuan dan mengirimkan teksnya ke satu kolega dalam satu permintaan menurut laporan Mark Gurman di Bloomberg.

Baca juga: Apple dan OpenAI dilaporkan sepakat bawa ChatGPT ke iOS 18
Baca juga: Apple rekrut lebih banyak karyawan untuk kembangkan produk AI

 

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024