Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 12 satuan kerja (satker) institusi Polri meraih penghargaan sebagai penilaian terbaik Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2023 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), karena berhasil menunjukkan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien.

“Penghargaan ini menunjukkan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran di tubuh Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Selasa.

IKPA adalah indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja keuangan kementerian dan lembaga. Terbagi tiga aspek, yakni kualitas perencanaan anggaran (20 persen), kualitas pelaksanaan anggaran (55 persen) dan kualitas hasil pelaksanaan anggaran (25 persen).

Tujuan penilaian IKPA adalah untuk kelancaran pelaksanaan anggaran, mendukung manajemen jasa, dan meningkatkan kualitas laporan keuangan (LKKL/LKPP).

Jenderal polisi bintang satu itu menjelaskan Polri berada di urutan kedua setelah Kementerian Keuangan dalam penilaian IPA 2023 terbaik.

Selain 12 satker tadi, kata dia, ada 61 satker juga mendapatkan penilaian IKPA terbaik 2023.

“Kapolri mengapresiasi polda dan polres jajaran yang mendapat penghargaan dan memberikan apresiasi terhadap kinerja yang telah dilakukan Pusat Keuangan Polri,” ujarnya.

Menurut dia, capaian ini menunjukkan Pusat Keuangan (Puskeu) Polri melaksanakan pengawasan secara ketat untuk menjaga pelaporan dan pertanggungjawaban laporan keuangan yang dilaksanakan dengan baik.

“Penilai IKAP Polri dilihat dari 8 indikator yang menunjukkan kesesuaian antara proses perencanaan, dengan pelaksanaan anggaran dan menunjukkan efektivitas dan efisiensi pada pengelolaan anggaran,” kata Trunoyudo.

Keduabelas satker Polri penerima penghargaan IKPA terbaik 2023 dengan nilai 100 terbagi empat kategori. Pertama satker dengan tingkat pagu kecil (di bawah Rp15 miliar), yakni Yanpa Polda Lampung; Itwasda Polda Jawa Barat, Itwasda Polda Bali.

Kedua, tingkat satker dengan pagu sedang (Rp15-50 miliar) yakni, Polres Luwu Utara Polda Sulawesi Selatan; Polres Batu Bara Polda Sumatera Utara, Ditintelkam Polda Jawa Timur.

Ketiga, tingkat satker dengan pagi tinggi (di atas Rp50 miliar) yakni, Rolog Polda Jawa Tengah, Polres Tulung Agung Polda Jawa Timur, Polres Nganjuk Polda Jawa Timur. Keempat, tingkat wilayah atau polda tertinggi, yakni Polda Bali (nilai IKPA 98,59); Papua Barat (nilai IKPA 97,80); dan Kalimantan Tengah (nilai IKPA 97,68).
Baca juga: Polri uji coba pemohon SIM terlindung program BPJS
Baca juga: Kapolri tegaskan sinergitas TNI-Polri kawal program pemerintah
Baca juga: Kadiv Humas: Revisi UU Polri motivasi bekerja lebih baik


Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024