Beijing (ANTARA) - Pemerintah China menyampaikan selamat atas kemenangan Narendra Modi yang saat ini menjadi Perdana Menteri (PM) India dalam pemilihan umum negara tersebut.

"Kami mencatat hasil pemilu India dan menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi dan Aliansi Demokratik Nasional (NDA)," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, China pada Rabu.

PM India Narendra Modi pada Selasa (4/6) mengklaim kemenangan partai Koalisi bernama Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) memenangkan Pemilu India 2024 dengan suara mayoritas. Kemenangan koalisi tersebut mengisyaratkan bahwa PM Narendra Modi bakal memimpin India untuk periode ketiga.

"China siap bekerja sama dengan India demi kepentingan mendasar kedua negara, menggarisbawahi kepentingan menyeluruh hubungan kita, menatap masa depan dan memajukan hubungan bilateral di jalur yang sehat dan stabil," tambah Mao Ning.

Ia menyebut hubungan China-India yang sehat dan stabil penting bagi dua negara dan kondusif bagi perdamaian dan pembangunan di kawasan.

"Posisi China dalam hubungannya dengan India konsisten dan sangat jelas. Kami selalu percaya bahwa hubungan China-India yang sehat dan stabil merupakan kepentingan kedua negara," ungkap Mao Ning.

China, menurut Mao Ning, berharap India sama-sama akan bertindak demi kepentingan mendasar kedua bangsa, bekerja dengan arah yang sama dan berupaya untuk hubungan China-India yang sehat dan stabil.

Menurut hasil yang diumumkan Komisi Pemilu India pada Selasa malam, Partai Bharatiya Janata (BJP) memenangi 239 kursi dan memimpin dua kursi lagi di majelis rendah parlemen yang beranggotakan 543 orang.

Sementara itu, oposisi utama Kongres Nasional India memperoleh 95 kursi dan unggul dalam empat kursi lainnya.

Hasil tersebut menunjukkan aliansi NDA akan meraih lebih dari 272 kursi, jumlah yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan, sementara aliansi oposisi diperkirakan akan mendapatkan setidaknya 230 kursi.

Sebelum pemilu enam minggu yang dimulai pada 19 April itu diselenggarakan, aliansi Modi menargetkan meraih 400 kursi. Artinya jumlah perioleh NDA turun signifikan dibandingkan saat Pemilu 2019, sebanyak 303 kursi.

Sementara aliansi oposisi pimpinan Partai Kongres bernama INDIA meraih 232 kursi.

Pemilu India berlangsung sejak 19 April hingga 1 Juni 2024, lebih dari 640 juta orang memberikan suara mereka dalam Pemilu India 2024.

Dalam kampanye, Modi berjanji tidak akan berhenti mengentaskan kemiskinan, memberantas korupsi dan mewujudkan industrialisasi hijau di negara tersebut.

Modi juga mengaku akan memenuhi janji untuk mengubah ekonomi India menjadi yang terbesar ketiga di dunia dari peringkat kelima saat ini. Modi juga akan memajukan produksi pertahanan India, meningkatkan lapangan pekerjaan bagi kaum muda, membantu para petani, dan meningkatkan jumlah ekspor.
Baca juga: PM Modi anggap kemenangan NDA prestasi bersejarah pemilu India
Baca juga: Hubungan China-India sehat dan stabil bermanfaat bagi kedua negara
Baca juga: China desak India stabilkan hubungan bilateral
Baca juga: Pesiden Xi desak usul diskusikan hubungan bilateral dengan Modi

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024