Pembangunan pariwisata di Parapuar yang berkelanjutan dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat.
Labuan Bajo (ANTARA) - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Eiger Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sewa Lahan Parapuar untuk mempercepat pengembangan dan pembangunan di kawasan pariwisata terpadu Parapuar, khususnya di zona 1 Parapuar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
 
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF Frans Teguh dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Kamis, mengatakan penandatanganan PKS tersebut merupakan tahap lanjut Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman Investasi antara Eiger Indonesia dan BPOLBF pada 23 Januari 2024 lalu.
 
Penandatanganan PKS dilakukan di Swissotel Pantai Indah Kapuk Jakarta, oleh Plt Direktur Utama BPOLBF Frans Teguh sebagai pihak pertama dan Direktur PT Eigerindo Multi Produk Industri Imanuel N Wirajaya sebagai pihak kedua.
 
"Selain sebagai salah satu dokumen yang harus dipenuhi dan juga sebagai bentuk komitmen dalam skema kerja sama investasi di Parapuar," kata Frans Teguh.
 
Frans Teguh menjelaskan penandatanganan PKS yang berlaku selama 15 tahun itu, juga bertujuan untuk melakukan percepatan pengembangan dan pembangunan Eiger Adventure Store melalui pengelolaan Taman Parapuar yang profesional.
 
"Sehingga pembangunan pariwisata di Parapuar yang berkelanjutan dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat," ujarnya pula.
 
Proses pembangunan di kawasan Parapuar, khususnya di zona 1 yang menjadi lokasi tahap awal pengembangan kawasan Parapuar, kata Frans Teguh, diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan tetap berpedoman pada nilai keberlanjutan, sesuai dengan komitmen bersama untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal dan optimalisasi produk lokal yang diharapkan semakin menggerakkan rantai pasok makan di Labuan Bajo dan seluruh daratan Flores.
 
Ia juga menambahkan percepatan realisasi investasi terus didorong pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan dan penyerapan tenaga kerja, mengingat di NTT berdasarkan data BPS jumlah pengangguran terbuka pada tahun 2023 sebesar 3,14 persen dari total angkatan kerja sebesar 2,99 juta.
 
Menurut Frans Teguh percepatan realisasi investasi di Parapuar juga terus didorong agar multiplier effect dari pembangunan pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
"Pemerintah dalam hal ini terus mendorong peningkatan investasi agar pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan pekerjaan, dan penyerapan tenaga kerja untuk menekan angka pengangguran dapat dilakukan dengan maksimal," katanya lagi.
 
Eiger Indonesia merupakan salah satu investor dalam negeri yang memproduksi pakaian dan peralatan rekreasi alam, seperti perlengkapan mendaki gunung, berkemah, dan panjat tebing.
 
Saat ini Eiger Indonesia juga sedang mengembangkan Eiger Coffee dalam menghadirkan pengalaman ngopi yang berbeda dari sebelumnya dan di lokasi yang sama di dalam kawasan Taman Parapuar juga akan menjadi lokasi pembangunan Eiger Adventure Store.
 
Bersamaan dengan penandatanganan PKS dengan Eiger Indonesia, BPOLBF dan PT PLN Persero Wilayah NTT juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
 
Penandatanganan PKS ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi penyediaan listrik, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Parapuar. Penandatangan kedua PKS disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Baca juga: BPOLBF sebut Parapuar jadi wadah pameran kreativitas lintas komunitas
Baca juga: Sandiaga target Oktober 2024 infrastruktur penunjang Parapuar rampung

Pewarta: Gecio Viana
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024