ini bagian dari mempromosikan kesadaran dan tindakan terhadap isu-isu lingkungan hidup
Ambon (ANTARA) - Balai Taman Nasional (BTN) Manusela berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 222,53 kilogram di Pantai Masohi dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2024.

“Kegiatan ini bagian dari mempromosikan kesadaran dan tindakan terhadap isu-isu lingkungan hidup yang sedang dihadapi oleh dunia,” kata Kepala Balai Taman Nasional Manusela MHD Zaidi, di Ambon, Kamis.


Dalam kegiatan di Pantai Bahtera Kelurahan Namaelo, Kota Masohi ini, Balai Taman Nasional Manusela berkolaborasi bersama Babinsa Kodim 1502 Koramil 02 Amahai, melakukan aksi sejauh satu kilometer sepanjang pesisir pantai.
​​​

“Pantai merupakan bagian ekosistem perairan yang memiliki fungsi dalam menjaga kestabilan perairan. Sehingga kebersihannya perlu menjadi atensi kita semua,” ujarnya.

Baca juga: Pj Gubernur Gorontalo lakukan aksi bersih pantai
Baca juga: Forkopimda Natuna gotong royong bersihkan sampah di pantai


Menurutnya, tumpukan sampah di pantai akan menjadi pemandangan yang tidak indah dilihat dan mencemari lingkungan. Selama pembersihan pantai, didapati berbagai jenis sampah mulai dari plastik, kain, kaleng dan berbagai jenis sampah rumah tangga lainnya.

Dengan jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan, kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga kebersihan pantai dan lautan dari ancaman sampah yang semakin meningkat.

BTN Manusela berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat menyadarkan lebih banyak orang tentang pentingnya peran kita semua dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berharap dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini dapat menumbuhkan kesadaran dan mendorong kita untuk melakukan aktivitas yang ramah terhadap lingkungan,” tamban Zaidi.

Baca juga: Injourney bersih sampah Pantai Sanur dukung pariwisata berkelanjutan
Baca juga: Bakamla Zona Tengah gelar bersih-bersih Pantai Kema Minahasa Utara
Baca juga: Ratusan orang gelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Santolo Garut


Pewarta: Winda Herman
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2024