Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) selalu dievaluasi agar tepat guna dan tepat sasaran bagi pemerataan pembangunan, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, Jenderal Maruli juga memastikan pelaksanaan TMMD tetap melibatkan 50 Komando Distrik Militer (Kodim) di jajaran TNI AD yang dipilih secara bergiliran.

Penggiliran Kodim pelaksana TMMD dilakukan karena berkaitan dengan kemampuan dukungan anggaran untuk pelaksanaannya.

"Kodim memberi masukan dan kami yang menilai mana yang dipilih karena kemampuan kami hanya 50 titik (dalam setiap pelaksanaan TMMD). Dukungan dana TNI AD itu digunakan untuk biaya operasional prajurit, seperti uang makan dan sebagainya, sedangkan pemerintah daerah fokus pada proyeknya," jelasnya mengenai pembagian tanggung jawab pembiayaan TMMD.

Baca juga: KSAD tutup TMMD ke-120 di Tanah Bumbu Kalsel

Jenderal Maruli juga telah mengimbau kepada pemerintah daerah untuk dapat memanfaatkan program TMMD secara berkesinambungan dengan dukungan anggaran yang terus meningkat.

Hal tersebut diperlukan agar pelaksanaan pembangunan semakin menjangkau wilayah-wilayah terpencil, terisolasi, bahkan hingga wilayah perbatasan.

Sementara itu, Jenderal Maruli mengharapkan program TMMD di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dapat menjadi contoh untuk daerah lain sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kekurangan air bersih saat fenomena alam El Nino melanda Indonesia.

Baca juga: Danrem apresiasi masyarakat gotong royong kegiatan TMMD di Situbondo

Ia menjelaskan TMMD di wilayah Tanah Bumbu dapat menjadi contoh karena dinilai telah sesuai dengan kebutuhan pokok masyarakat, yaitu pembangunan akses jalan yang dapat meningkatkan perekonomian, akses air bersih, rehab rumah tidak layak huni, serta penyediaan sanitasi (MCK).

Oleh sebab itu, KSAD mengharapkan hasil TMMD Ke-120 di wilayah itu dapat digunakan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat dalam jangka waktu lama.

Selain TMMD, Jenderal Maruli menjelaskan bahwa TNI AD juga mempunyai program Karya Bakti yang bertujuan terus membantu pemerintah daerah dan mengatasi kesulitan masyarakat di suatu daerah.

Baca juga: Tim Mabesad tinjau pelaksanaan TMMD Ke-120 di Hulu Sungai Utara
Baca juga: TMMD Ke-120 buka akses jalan 3,7 kilometer di Bogor


Pewarta: Rio Feisal
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2024