Di usia 50, Michelle Obama perjuangkan sekolah si miskin

Di usia 50, Michelle Obama perjuangkan sekolah si miskin

Ibu Negara AS Michelle Obama berlari bersama anak-anak saat acara 'kembali ke sekolah' di Sekolah Dasar Orr, Washington (REUTERS/Gary Cameron)

Jakarta (ANTARA News) - Ketika Jumat pekan ini dia akan genap berusia 50 tahun dan memulai tahun keenamnya sebagai Ibu Negara, Michelle Obama tahu pasti siapa dirinya dan menatap sisa tiga tahun berada di Gedung Putih, kata Valerie Jarrett, sahabat sekaligus penasehatnya.

"Dia telah mencapai segalanya. Dia luar biasa pada usia 50,” kata Jarrett seperti dikutip Washington Post.

Dalam wawancara bersama People Magazine, Michelle mengaku merasakan suasana yang jauh lebih tenang, yakin, dewasa dan percaya diri, dibandingkan saat dia sebelum ini.

Ketika ditanyai pandangannya soal bedah plastik dan Botox, dia mengaku tak menentangnya. "Wanita mesti memiliki kebebasan untuk mengerjakan apa yang ingin dilakukannya demi merasa dirinya baik. Saat ini, saya tidak membayangkan saya akan menempuh cara itu, tapi saya juga diajari untuk jangan pernah berkata tidak pernah."

Michelle ingin bepergian ke tempat-tempat baru dan saat tua nanti, ingin merasakan sebagai nenek, dan berusaha meniru cara hidup ibundanya.

"Dia orang yang terus terang," kata Michelle. "Dia melakukan tepat dengan apa yang dia ingin lakukan setiap hari tanpa basa basi. Saya belum ke tingkat itu, tapi saya menantikan itu."

Sepulang liburan Natal di Hawaii bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, termasuk Oprah Winfrey dan Gayle King di rumah liburan Winfrey di Maui, Michelle kembali ke Washington untuk fokus ke prakarsa pendidikan untuk kaum tak berpunya.

Rabu sore lalu usia menyaksikan pemutaran perdana film "The Inevitable Defeat of Mister and Pete" di Gedung Putih dan mendiskusikan bagaimana mempromosikan prakarsa pendidikan untuk kaum muda miskin, Michelle berbicara kepada para guru dan aktivis pendidikan, ditemani penyanyi sekaligus penulis lagu Alicia Keys yang memproduksik film itu.

Suara Michelle terpatah-patah saat membicarakan tantangan kamu muda di lingkungan miskin. "Kita mesti menunjukkan kepada anak-anak ini bahwa mereka tidak bekerja sendirian. Untuk itulah kita ada di sini," kata dia.

Kamis ini dia bersama suaminya menggelar pertemuan dengan 100 rektor untuk mendiskusikan cara meningkatkan kesempatan berpendidikan untuk calon-calon mahasiswa dari keluarga berpenghasilan pas-pasan.

"Dia dan suaminya adalah teladan untuk para orangtua di seluruh penjuru negeri," kata Jarrett. "Dia menunjukkan teladan itu kerja keras. Bukan hal yang membuat Anda pasif. Itu membutuhkan banyak energi dan pengabdian."

Jarrett menambhkan bahwa Obama fokus kepada kedua anak perempuannya kala pindah ke Gedung Putih pada 2009. 

Mendidik Malia dan Sasha yang kini masing-masing berusia 15 dan 12 tahun, Michelle menggambarkan tugasnya itu sebagai tugas tak mengenal waktu. 

Kedua anaknya itu memiliki ponselnya sendiri dan seperti kebanyakan orang tua, Ibu Negara mengajarkan anak-anak untuk mendahulukan menelepon orangtuanya. Dia juga orangtua yang bertanggungjawab yang mengordinasikan kegiatan dan jadwal kedua anaknya itu.

"Dia melaksanakan tanggungjawabnya sebagai ibu dengan sangat serius," kata Jarrett. "Dia dan Presiden bergurau betapa kini anak-anak mereka bertambah dewasa sehingga mereka lebih sibuk dengan kehidupan sosial mereka sendiri. Tapi mereka tetap membutuhkan ibunya."

"Saya akan berada di awal 50-an saya ketika saya meninggalkan ini (Gedung Putih), dan saya punya banyak hal untuk dikerjakan," kata Michelle kepada People.

Jumat ini dia akan berulangtahun. Michelle akan menari di Gedung Putih, yaitu tarian Dougie yang pernah populer beberapa tahun lalu, demikian Washington Post.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar