"Untuk sementara, dugaan awalnya itu karena arus listrik (konsleting). tapi setelah dilihat lagi, di situ ditemukan puntung rokok,"
Tangerang (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya, menduga puntung rokok menjadi penyebab insiden kebakaran Hotel Allnite & Day di Kawasan Alam Sutera yang mengakibatkan tiga pekerjanya meninggal pada Sabtu (8/06).

"Untuk sementara, dugaan awalnya itu karena arus listrik (konsleting). tapi setelah dilihat lagi, di situ ditemukan puntung rokok," kata Kanit Resmob Polres Tangerang Selatan, Ipda Andira Wigata di Tangerang, Senin.

Atas dugaan tersebut, kata Andria, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih dalam terkait peristiwa tersebut.

"Meski dugaan awal mengarah pada konsleting listrik, polisi menemukan fakta baru di lokasi kebakaran," tuturnya.

Ia mengungkapkan, saat ini tim penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian pada saat kebakaran terjadi. Mereka diantaranya satpam (security), manajemen hotel ataupun pengunjung yang melihat langsung.

"Makanya kami tengah dalami. Apakah ini kelalaian yang disebabkan oleh pengunjung atau pengelola," kata dia.

Diketahui, sebanyak tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden kebakaran hotel Allnite & Day di Kawasan Alam Sutra, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Sabtu (8/6) sekitar pukul 15.40 WIB.

Danton Bravo Damkar Kota Tangerang Selatan, Nurudin menyampaikan bahwa ketiga korban tersebut adalah para pegawai hotel yakni dari security, maintenance dan office boy.

Namun, dalam hal ini pihaknya tidak merincikan seluruh identitas dari korban baik nama maupun asal tinggal korban.

"Yang jelas korban itu adalah pekerja/karyawan hotel," ujarnya.

Ia menjelaskan, penyebab meninggalnya ketiga kurban itu diduga karena menghirup asap tebal dari kebakaran yang terjadi dan sempat terjebak di lift lantai lima.

"Lokasi kebakaran ada di lantai enam dan korban sempat terjebak di lantai lima. Yang terjebak di lift itu semuanya ada enam orang, tiga selamat dan tiga diantaranya meninggal," katanya.

Dia mengungkapkan, seluruh korban saat ini telah dilarikan ke rumah sakit umum (RSU), Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

"Untuk korban meninggal sudah ditangani pihak kepolisian," ucapnya.




 

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2024