Jakarta (ANTARA) -
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo yakin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan tim nasional sudah melakukan persiapan maksimal untuk melawan Filipina dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran kedua.
 
"Jadi saya rasa PSSI dan timnas sudah maksimal untuk melakukan persiapan," kata Dito di Jakarta, Senin sore.
 
Ia meyakini dalam laga terakhir Grup F yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (11/6), pukul 19.30 WIB itu, skuad asuhan Shin Tae-yong (STY) tentu akan berupaya memberikan yang terbaik untuk bisa lanjut ke putaran ketiga kualifikasi.
 
Ditambah lagi, skuad Garuda mendapat amunisi baru dengan bergabungnya pemain bertahan yang baru dinaturalisasi, Calvin Verdonk. Pemain berusia 27 tahun itu merupakan pemain di liga utama Belanda (Eredivisie) yang memperkuat klub NEC Nijmegen dan berposisi sebagai pemain bertahan.
 
"Semoga dengan debut Calvin bisa menambah semangat dan kemenangan untuk Indonesia," ujar menteri termuda dalam Kabinet Indonesia Maju itu.

Menanggapi kondisi rumput Stadion GBK yang sempat jadi sorotan karena dinilai kurang bagus saat pertandingan kualifikasi melawan Irak sebelumnya, Dito menyampaikan bahwa Kemenpora akan terus mendorong pengelola stadion untuk mencari pola yang paling cocok untuk perawatan.

Baca juga: Pelatih Filipina keluhkan ancaman kepadanya dari penggemar Indonesia
 
"Untuk pengelolaan Stadion Utama GBK, kami selalu memantau secara ketat. Tetapi kalau untuk laga Indonesia melawan Irak kemarin, itu sebenarnya sudah jauh lebih baik perawatannya setelah dipakai konser sebelumnya," ujarnya.
 
Saat bersua Filipina nanti, Indonesia butuh hasil menang demi finis sebagai runner up dan mendampingi Irak ke putaran ketiga.
 
Sementara peluang timnas Filipina sudah tertutup karena baru mengoleksi satu poin dan duduk di posisi terakhir atau keempat grup.

Baca juga: Shin Tae-yong minta publik Indonesia percayai kemampuan timnas
Baca juga: Rekor pertemuan Indonesia vs Filipina: Garuda dominan

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2024