Makassar (ANTARA) - Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sri Wahyuni mengatakan, hasil survei YLKI menunjukkan 48 persen pengguna mesin pendingin udara (Air Conditioner / AC) rata-rata menggunakan pendingin ruangan tersebut selama 8 jam hingga 12 jam sehari.

"Kondisi tersebut menjadi 'warning' dari segi efisiensi energi, termasuk dampak ekonomis yang ditimbulkan pada skala rumah tangga," kata Sri Wahyuni saat dikonfirmasi di Makassar, Senin.

Dia mengatakan, pola prilaku penggunaan AC dengan lama penggunaan 8 jam - 12 jam serta menggunakan temperatur di bawah 18 derajat Celcius dinilai tidak ramah lingkungan dan menjadi salah satu penyumbang gas emisi karbon.

Sementara dampak ekonomi yang ditimbulkan, tagihan pemakaian listrik akan lebih mahal dibanding jika dapat menghemat energi, misalnya tidak menggunakan temperatur atau suhu di bawah 18 derajat Celcius dan lama penggunaan di bawah 8 jam.

Baca juga: Kesalahan umum saat menggunakan AC Mobil
Baca juga: ESDM akan dorong penggunaan "green chiller" sebagai pengganti AC
Baca juga: Italia umumkan inisiatif untuk batasi penggunaan AC


Dari hasil survei tersebut, lanjut dia, dua indikator itu terjadi di kalangan rumah tangga, karena ketidaktahuan cara menghemat energi listrik, baik dari segi hitungan efisiensi energi maupun pengenalan alat-alat elektronik rumah tangga yang sudah menggunakan Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) dan Label Tanda Hemat Energi (LTHE).

Sebagai gambaran, lanjut Sri Wahyuni, saat membeli AC hanya mengejar harga yang murah, tidak memilih produk yang sudah ada SKEM dan LTHE dengan tanda bintang 2 hingga 4.

"Padahal hal itu penting sebagai upaya melindungi konsumen dan juga untuk keberlanjutan penggunaan energi yang digunakan akan berdampak pada pembayaran tagihan listrik mereka per bulan," katanya.

Semua hal itu, kata dia, harus disosialisasikan bersama di lapangan, sehingga konsumen dapat mengetahui dan memahami pentingnya budaya hemat energi untuk mendukung program konservasi energi yang ditargetkan oleh pemerintah untuk mencapai net zero emision (NZE) 2060.
 
Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sri Wahyuni menyebutkan hasil survei YLKI bahwa penggunaan AC rata-rata 8 jam - 12 jam per hari . Antara/ Suriani Mappong

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2024