Lilongwe, Malawi (ANTARA) - Helikopter militer Malawi yang membawa Wakil Presiden Saulos Chilima dan delapan orang lainnya hilang kontak pada Senin, demikian ungkap pemerintah.

Chilima dijadwalkan menghadiri pemakaman Ralph Kasambara, mantan menteri kehakiman yang wafat pada Jumat, dengan menggunakan heli dan meninggalkan ibukota Lilongwe sebelum hilang kontak di bagian utara negara itu.

Sehubungan dengan insiden tersebut, Presiden Lazarus Chakwera telah membatalkan jadwal perjalanan ke luar negeri dan memerintahkan lembaga regional dan nasional untuk mengintensifkan pencarian untuk menemukan pesawat yang hilang tersebut, menurut pernyataan dari kantor kepresidenan.

Suasana di negara Afrika bagian selatan itu semakin suram seiring masyarakat menunggu kabar mengenai wakil presiden.

Beberapa tahun belakangan banyak terjadi insiden kecelakaan helikopter yang menewaskan tokoh-tokoh terkemuka, termasuk yang terbaru adalah yang menimpa Presiden Iran Ibrahim Raisi, yang meninggal bulan lalu dalam kecelakaan tersebut.

Sementara pada April lalu, panglima militer Kenya Jenderal Francis Ogolla juga tewas dalam kecelakaan helikopter.


Sumber: Anadolu
Baca juga: Lima Turis Inggris dan Pilot Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Malawi
Baca juga: 99 orang tewas di Malawi akibat badai tropis Freddy
Baca juga: Wabah kolera di Malawi bisa semakin memburuk pada musim hujan

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2024