Jakarta (ANTARA) - Tim pengawas (Timwas) Haji DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII Abdul Wachid melakukan kunjungan kerja ke beberapa pemondokan jamaah haji di Arab Saudi untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan jamaah Indonesia selama melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Abdul Wachid dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menjelaskan kunjungan kerja ini fokus mengawasi terkait fasilitas pemondokan atau penginapan, makanan serta kondisi kesehatan para jamaah yang disediakan oleh pemerintah selaku penyelenggara haji.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Timwas Haji DPR untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan jamaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci,” katanya.

Hasil pengawasan di pemondokan, kata Abdul, para jamaah haji Indonesia mengapresiasi fasilitas yang diberikan. Selain mengunjungi beberapa pemondokan jamaah haji, tim juga mengunjungi pemondokan jamaah asal Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, di dalam pemondokan ini tidak ada komplain terkait dengan fasilitas di dalam kamar,” katanya.

Menurut dia, jemaah merasa pemondokan yang disediakan cukup bagus, dilengkapi pendingin ruangan dan memuat maksimal lima tempat tidur.

“Sebagian besar kamar berisi empat tempat tidur, ada juga yang berisi tiga tempat tidur,” katanya.

Terkait penyediaan makanan, kata Abdul, pihaknya menerima usulan dari jamaah agar variasi makanan ditingkatkan dengan menambah makanan kaya serat, seperti sayur dan buah-buahan.

“Makanan cukup bagus, tapi ada beberapa usulan dari para jamaah terkait makanan yang sifatnya agak basah. Sayuran dan buah-buahan masih kurang,” katanya.

Dia menyampaikan, beberapa jamaah kesulitan buang air besar karena makanan yang diberikan didominasi karbohidrat dan protein.

“Jika hanya diberi daging terus, banyak bapak-bapak dan ibu-ibu kesulitan buang air besar. Jadi ini perlu diperhatikan,” katanya.

Catatan lainnya dari sisi kesehatan jamaah. Abdul Wachid menyampaikan, meski secara umum kondisi kesehatan jamaah cukup baik, tetapi terdapat kekurangan obat flu.

“Rata-rata jamaah sekarang ini membutuhkan obat flu, karena kurang istirahat dan asupan vitamin. Tim kesehatan perlu menambah stok obat flu,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Timwas Haji DPR RI juga mengingatkan kepada para jamaah untuk menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan ke Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina). Terhitung kurang dari 4 hari lagi puncak rukun haji akan dimulai, oleh karena itu jamaah haji Indonesia diingatkan untuk menghemat tenaga, agar menunda umrah sunah usai rukun haji.

“Kurang lima hari menghadapi Armina, saya berharap kondisi jamaah benar-benar dipertahankan agar fit. Jika tidak perlu banget, jangan laksanakan umrah dulu, nanti setelah haji boleh laksanakan umrah 1-3 kali sehari, tapi sekarang istirahatlah yang lebih penting,” kata Abdu.

Indonesia merupakan kabilah terbesar pada musim haji tahun ini, memberangkatkan sebanyak 241 ribu, terdiri atas 213.320 jamaah haji reguler dan 27.680 jamaah haji khusus.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2024