Jakarta (ANTARA) - Pengamat Hubungan Internasional Dinna Prapto Raharja mengapresiasi sikap Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto, dalam menyerukan upaya perdamaian untuk Palestina.

“Kalau bisa Prabowo menekan Amerika Serikat (AS) untuk jangan menjadikan KTT dan gencatan senjata sebatas memenuhi kepentingan politik mereka saja, tetapi untuk perdamaian yang lebih permanen,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Prabowo ke Jordania wakili Presiden RI dukung gencatan senjata di Gaza

Hal itu disampaikan Dinna menanggapi kehadiran Prabowo dalam acara konferensi tingkat tinggi (KTT) "Call for Action: Urgent Humanitarian Response for Gaza", di Amman, Jordania, Selasa (11/6).

Pendiri Synergy Policies itu mendukung pernyataan Prabowo, yang berkomitmen bahwa Indonesia siap mengupayakan beberapa aspek bantuan untuk rakyat Palestina yang menghadapi bencana kemanusiaan di Gaza.

Misalnya, Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi kepada Lembaga Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Tidak hanya dari Amerika, kata Dinna, gencatan senjata juga harus mau diterima oleh pihak Israel sebagai pihak yang melakukan agresi ke Gaza. Indonesia sudah berkomitmen untuk mengirimkan pasukan perdamaian dan tenaga medis untuk membantu mengevakuasi warga Gaza.

"Pentingnya bekerja keras, tidak hanya seruan pada momen KTT, tetapi juga berkelanjutan untuk menciptakan perdamaian di Gaza," ujarnya.

Baca juga: Prabowo temui Raja Jordania bahas krisis kemanusiaan di Gaza

Sebelumnya, Prabowo Subianto diminta untuk mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam KTT di Jordania. Hal itu disampaikan Prabowo usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (6/6).

Selain itu, Prabowo juga mengaku diinstruksikan langsung oleh Jokowi untuk mengirim tenaga kesehatan dan mengoperasikan rumah sakit di Gaza.

Prabowo juga menyebut bahwa Indonesia bersedia mengevakuasi 1.000 pasien untuk dirawat di rumah sakit Indonesia dan akan dikembalikan ke Gaza setelah pulih dan situasi di Gaza kembali normal. Indonesia pun siap menyediakan perawatan pascatrauma dan pendidikan bagi anak-anak Gaza dan akan dikembalikan saat situasi kembali stabil.

"Kami juga bersedia mengevakuasi anak-anak dan anak yatim piatu untuk diberikan perawatan pascatrauma dan sekolah. Dan untuk kembali ke Gaza ketika situasi menjadi normal," katanya.

Baca juga: Prabowo dan Raja Jordania bahas rencana kirim bantuan ke Tepi Barat
Baca juga: Di KTT terkait Gaza, Prabowo sebut RI siap evakuasi dan bangun RS
Baca juga: Jordania dan Palestina harga perjuangan diplomasi Indonesia

Pewarta: Fauzi
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2024