Menjelang Idul Adha, PLN terus berupaya memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal.
Pekanbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR) berkomitmen menyediakan pasokan listrik aman dan andal dalam menyambut Idul Adha 1445 Hijriah, dengan menyiagakan 163 posko dan 1.245 personel dengan peralatan lengkap.

General Manager PLN UID RKR Parulian Noviandri menyatakan PLN akan memaksimalkan operasional seluruh infrastruktur kelistrikan, agar masyarakat dapat dengan nyaman merayakan momen Idul Adha pada Senin (17/6).

"Menjelang Idul Adha, PLN terus berupaya memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal. Harapannya, masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk dan menikmati momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat,” kata Parulian dalam keterangannya, di Pekanbaru, Rabu.

Saat ini beban puncak Provinsi Riau mencapai 1.306 megawatt (MW) dengan daya mampu sebesar 1.462 MW, sehingga terdapat surplus sebesar 156 MW. Sedangkan Provinsi Kepulauan Riau kini memiliki beban puncak mencapai 207 MW dengan daya mampu sebesar 248 MW, sehingga terdapat surplus daya mencapai 41 MW.
Baca juga: Srikandi PLN NTB berkomitmen dukung program peduli lingkungan
Baca juga: PLN paparkan upaya capai transisi energi wujudkan NZE 2060


"Kami instruksikan agar semua personel PLN siaga. Dan memastikan lagi peralatan, crane, trafo mobile semua dalam kondisi siap. Sistem Pembangkit dan Distribusi juga harus dalam kondisi siap. Semua dalam status on dan standby. Jika, ada gangguan kami pastikan PLN langsung bisa bergerak cepat," kata Parulian.

Dari sisi layanan pelanggan, PLN juga terus memastikan akan siap melayani kebutuhan pelanggan selama 24 Jam. Pasalnya, PLN telah melakukan transformasi dengan menghadirkan aplikasi PLN Mobile, Yantek Mobile dan Virtual Command Center (VCC) guna mendukung kinerja layanan pelanggan.

Berkat transformasi ini, layanan PLN kepada pelanggan kini menjadi lebih sederhana, cepat, terintegrasi, mudah, dan dapat dimonitor serta dikontrol secara real-time dan transparan, bahkan pelanggan yang melakukan pengaduan bisa memonitor pekerjaan petugas pelayanan teknik hingga selesai.

Dengan begitu, apabila terjadi gangguan, petugas PLN langsung dapat melakukan pemulihan.

"Sekarang, kami sediakan ruang komunikasi dalam sistem digital. Pelanggan tinggal melaporkan melalui PLN Mobile yang ada di Smartphone, sehingga respons dan penanganan gangguan jadi lebih cepat. Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar pasokan listrik di Sumatera khususnya di Provinsi Riau berada dalam kondisi andal dan tidak terjadi gangguan yang sama-sama tidak kita harapkan," katanya lagi.

Pihak PLN juga terus mengajak pelanggan yang belum menggunakan PLN Mobile agar segera mengunduh serta mendaftarkan idpel nya pada aplikasi tersebut, karena dengan PLN Mobile berbagai layanan PLN bisa diakses hanya dalam genggaman pelanggan dimana saja dan kapan saja.
Baca juga: PLN sebut perubahan iklim dapat kurangi 75 persen produksi PLTA
Baca juga: PLN Nusantara Power siapkan dana untuk modifikasi cuaca setiap tahun

 

Pewarta: Frislidia
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024